Next Generation Cari Atlet Muda Berbakat, Buka Jalan Menuju Panggung Dunia
Peluncuran program Kratingdaeng Red Bull Next Generation pada Rabu, 24 Juni 2026-Ragil Putri Irmalia-
Harian Disway – Atlet muda Indonesia dari berbagai cabang olahraga kini mendapat kesempatan untuk bersinar. Program Kratingdaeng Red Bull Next Generation memburu talenta muda berbakat yang akan dibimbing untuk meraih prestasi tertinggi.
Program Next Generation membuka kesempatan bagi atlet berusia 18-25 tahun untuk mengikuti program pembinaan. Atlet-atlet yang terpilih akan mendapatkan mentoring dari sosok-sosok berpengalaman.
Kim Hobson akan memimpin program Next Generation bersama dengan Martin Pfeifenberger dan Sigurd Meiche. Adapun Hobson merupakan petinggi Formula 1 (F1) yang menjabat sebagai creative strategist dan pernah bekerja untuk tim McLaren.
BACA JUGA:DBL Bahas Olahraga Pelajar Bareng Menpora-Mendikdasmen, Azrul Ananda: Ini Momentum Bersejarah
Program Next Generation ini tidak berfokus pada cabang olahraga tertentu. Atlet dari cabang atletik, basket, sepak bola, esport, tenis, balap, hingga paralimpiade bisa mengikuti seleksi yang dilakukan secara terbuka pada Juni 2026.
Fokus utama program Next Generation adalah menemukan talenta yang masih dalam tahap awal perjalanan karier yang belum mendapat sorotan publik secara luas. Program ini tidak hanya menilai prestasi. Tapi menyoroti potensi dan ambisi dari para atlet.
Atlet yang lolos seleksi Next Generation akan memperoleh berbagai dukungan. Mulai dari mentoring eksklusif, pelatihan pengembangan diri, workshop profesional, eksposur media, hingga program pembinaan sesuai kebutuhan masing-masing atlet.
Head of Marketing PT Aktif Energi Indonesia (AEI) Arif Ritonga menjelaskan bahwa sistem pendaftaran memang dilakukan secara terbuka. Langkah ini untuk menjaring atlet yang benar-benar memiliki tekad kuat untuk berkembang.
BACA JUGA:NTB dan NTT Tuan Rumah Utama PON XXII/2028, Jakarta Siap Bantu Penyelenggaraan
BACA JUGA:Ini Alasan Apriyani Rahayu Duet dengan Dejan Ferdinansyah
Dalam proses pendaftaran, peserta tidak hanya diminta menunjukkan pencapaian yang telah diraih. Mereka juga menjelaskan tentang target, mimpi, dan rencana yang ingin dicapai. Aspek motivasi dan komitmen menjadi pertimbangan penting dalam seleksi.
“Program Next Generation diharapkan lebih dari sekadar wadah pembinaan atlet. Kami ingin menghadirkan platform yang mampu mendorong lahirnya generasi atlet yang berani bermimpi besar dan terus berkembang,” kata Arif dalam peluncuran Next Generation pada Rabu, 24 Juni 2026 di kawasan Jakarta Selatan itu.
Dalam tahap awal ini, ada lima hingga enam atlet yang akan dipilih pada September mendatang. Jumlah yang terbatas ini memungkinkan para mentor memberikan pendampingan lebih intensif dan personal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: