Curi Start MotoGP 2027, Brembo Uji Rem Radikal Tanpa Sirip Pendingin!

Curi Start MotoGP 2027, Brembo Uji Rem Radikal Tanpa Sirip Pendingin!

Tangkap layar; Model kaliper 2026 (Kiri) dan model kaliper terbaru (kanan) besutan Brembo--YouTube GPOne @GPOnecom

HARIAN DISWAY - Menolak tunduk pada waktu, raksasa rem Italia, Brembo, resmi mencuri start menghadapi revolusi besar MotoGP 2027. Di saat pabrikan lain masih sibuk merancang cetak biru mesin 850 cc, Brembo justru telah meluncurkan dan menguji coba kaliper rem radikal tanpa sirip pendingin di sirkuit Misano dan Brno.

Langkah agresif ini tidak hanya memangkas bobot motor secara signifikan, tetapi juga menegaskan dominasi mutlak mereka sebagai kiblat teknologi pengereman di kasta tertinggi balap motor dunia.

Musim MotoGP 2027 dipastikan akan menjadi era revolusi besar-besaran. Jantung pacu motor akan berubah lewat transisi ke mesin 850 cc, pasokan ban beralih ke Pirelli, aerodinamika dipangkas, perangkat downforce (rides-height device) dilarang, dan tak pelak, tuntutan pada sektor pengereman pun ikut bergeser.

​Menghadapi skenario baru ini, Brembo tidak mau membuang waktu. Produsen rem raksasa asal Italia tersebut bergerak cepat untuk mencuri start dan mendahului tren.

​Andrea Pellegrini, Manajer Penjualan Balap sekaligus Teknisi Lintasan Brembo, memamerkan salah satu inovasi paling menarik menjelang era baru MotoGP 2027: paket kaliper rem baru yang dikembangkan khusus untuk prototipe 850 cc. Meski dirancang untuk masa depan, komponen mutakhir ini justru sudah siap digunakan sekarang.

​Brembo telah menyediakan paket pengereman terbaru ini kepada seluruh tim saat tes resmi di Misano, dan terus mengumpulkan data performa sepanjang pengujian di Brno.

Menariknya, langkah ini bukan karena tuntutan regulasi tunggal, mengingat Brembo bukan pemasok tunggal yang wajib di MotoGP. Namun, semua tim di grid memilih untuk menggunakannya. Terbukti, meski generasi motor berubah, pabrikan Italia ini tetap menjadi tolok ukur utama.

BACA JUGA:Bursa Transfer MotoGP: Trackhouse Bajak Bastianini, KTM Gigit Jari!

BACA JUGA:Resmi! MotoGP Perpanjang Kontrak Sirkuit Sepang hingga 2031

​Desain Radikal: Tanpa Sirip Pendingin dan Lebih Ramping

​Sebagai perbandingan, kaliper yang digunakan pada motor MotoGP 1000 cc saat ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2020. Tantangan kala itu adalah meredam lonjakan tenaga, suhu, dan beban masif yang dihasilkan oleh komponen aerodinamika dan downforce yang radikal.

​Kondisi tersebut melahirkan desain sirip ventilasi ikonik, yang kemudian juga diadopsi pada motor Moto2 dan Moto3.

​"Kami memperluas area permukaan pertukaran panas, yaitu area yang bersentuhan langsung dengan udara," jelas Andrea Pellegrini.

Sederhananya, permukaan yang lebih luas menawarkan kapasitas pembuangan panas yang lebih baik agar sistem rem optimal di kondisi ekstrem.


Michele Pirro (51), saat menguji motor Desmosedici GP27 di sirkuit Misano, pada 13 April 2026--Twitter M Sports @MSports_all

​Namun, karakteristik motor 850cc di musim 2027 akan jauh berbeda. Gaya pengereman (braking power) diperkirakan sedikit berkurang akibat regulasi baru: kubikasi mesin mengecil, aerodinamika depan dipangkas, absennya downforce, serta bobot motor yang berubah. Alasan inilah yang membuat Brembo merombak total desain kaliper mereka.

​Kaliper versi 2027 tidak lagi memiliki sirip pendingin yang menonjol. Brembo justru menghadirkan desain yang lebih ramping, teknis, dan sangat minimalis. Ini bukan sekadar urusan estetika visual yang memanjakan mata, melainkan hasil dari topology optimization.

 

​Proses ini dimulai dari pemodelan 3D untuk memangkas material di area yang minim tekanan, dan mempertahankan kekuatannya di titik-titik yang krusial.

BACA JUGA:Yamaha Duetkan Jorge Martin dan Ai Ogura di MotoGP 2027

BACA JUGA:Yamaha Cuci Gudang! Fabio Quartararo dan Alex Rins Resmi Hengkang di Akhir MotoGP 2026

Pangkas Bobot 160 Gram demi Kelincahan Sektor Depan

​Hasil dari diet ketat ini adalah reduksi bobot sekitar 80 gram per kaliper dibandingkan dengan versi saat ini. Angka itu mungkin terdengar kecil, tetapi di level MotoGP, setiap gram sangat krusial, terutama dalam distribusi massa di area roda depan. Dengan sepasang kaliper di depan, total reduksi bobot mencapai 160 gram.

​"Secara dinamis, pembalap mungkin tidak merasakan perbedaannya secara langsung. Namun bagi para insinyur, solusi yang lebih ringan selalu menguntungkan karena kami bisa memindahkan bobot tersebut ke area lain yang lebih membutuhkan," ungkap Pellegrini.

​Meski bobotnya menyusut, Brembo menegaskan bahwa tidak ada perubahan filosofi performa. Rasio hidrolik dan ukuran piston tetap dipertahankan sama seperti versi sekarang. Tujuannya agar pembalap tidak kehilangan feeling pengereman yang sudah sangat familier bagi mereka.

Sistem anti-drag (anti-gesekan) juga tetap dipertahankan untuk mencegah kampas rem terus menempel pada cakram saat pembalap melepaskan tuas rem. Di ajang seketat MotoGP, detail kecil seperti inilah yang menentukan catatan waktu hingga seperseribu detik.

​Fitur Plug-and-Play dan Prediksi Pilihan Cakram

​Kaliper baru ini tetap mengusung konektor quick-release untuk mempermudah mekanik saat mengganti ban atau memeriksa rotor tanpa perlu melakukan bleeding (pengurasan) minyak rem. Perubahan kecil lainnya adalah katup anti-getaran yang kini dipindahkan dari kaliper ke bagian master cylinder.

​Kepraktisan juga menjadi keunggulan utama karena komponen ini bersifat plug-and-play dan memakai kampas rem yang sama dengan versi terdahulu. Tim bisa langsung memasang dan membandingkan performanya secara back-to-back tanpa harus mengganti seluruh paket pengereman.

Brembo telah mendistribusikan paket ini kepada seluruh pabrikan demi menjamin kesetaraan momentum riset. Beberapa tim sudah mengujinya di Misano, sebagian di Brno, dan keputusan akhir penggunaan diserahkan penuh kepada tim. Komponen ini bahkan diprediksi bisa debut lebih awal di sisa musim ini sebelum menjadi standar utama di MotoGP 2027.

​Terkait piringan cakram, beralihnya regulasi ke 850 cc diprediksi akan mengubah tren. Pellegrini memperkirakan cakram raksasa berdiameter 355 mm, sering disebut "piring wajan" di paddock, akan diparkirkan sementara waktu pada tahun pertama regulasi baru.

​Mayoritas tim diprediksi akan beralih ke cakram 340 mm, baik versi standar maupun berventilasi. Kendati demikian, Brembo tetap menyiapkan opsi 355 mm untuk sirkuit yang sangat kejam terhadap rem, seperti Red Bull Ring (Austria) dan Motegi (Jepang).

Era MotoGP 850 cc akan menjadi teritori baru yang menantang, namun arah Brembo sudah sangat jelas: efisiensi lebih tinggi, bobot lebih ringan, dengan presisi yang tetap tajam. Ketika peta persaingan berubah total, mereka yang mencuri start akan selalu berada di depan. Dan Brembo sekali lagi membuktikannya.(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: