Sagging Style, Gaya Memakai Celana Melorot yang Sarat Sejarah dan Kontroversi
ILUSTRASI seseorang mengenakan sagging style, gaya memakai celana di bawah pinggang yang identik dengan budaya hip-hop dan kembali menarik perhatian di kalangan anak muda.--unsplash.com
HARIAN DISWAY - Tren terbaru sagging style. Celana sengaja dipakai di bawah garis pinggang. Hingga memperlihatkan bagian atas pakaian dalam.
Bagi sebagian orang, itu aneh. Namun, sagging style menyimpan perjalanan panjang. Yang hingga kini dianggap sebagai cara berbusana kontroversial.
Gaya itu berkali-kali menuai kritik. Bahkan dilarang di sejumlah wilayah di Amerika Serikat. Tapi nyatanya sagging style masih bertahan.
Kini, jejaknya tak hanya terlihat di Barat. Tetapi juga mulai merambah panggung K-pop. Juga gaya berpakaian sebagian anak muda Indonesia.
BACA JUGA:Mengenal Munculnya Hip Hop, Media Melawan Rasisme dan Diskriminasi
BACA JUGA:Rapper Inggris Central Cee Masuk Islam, Umumkan Ucap Syahadat Lewat Live Stream
Gaya itu sebenarnya mulai dikenal luas pada akhir 1980-an. Lalu berkembang pesat pada era 1990-an seiring meningkatnya popularitas hip-hop.
Nama-nama seperti Tupac Shakur, Snoop Dogg, hingga Ice-T. Mereka turut memopulerkan sagging style. Sebagai bagian dari identitas streetwear. Gaya tersebut lantas menyebar di berbagai negara.
Sagging kembali muncul bersamaan dengan bangkitnya tren Y2K dan fashion bergaya oversized. Celana baggy, siluet longgar, serta streetwear kembali digemari. Termasuk oleh sejumlah idol K-pop dan musisi Indonesia seperti Tenxi.
Konon, gaya sagging style berasal dari penjara Amerika Serikat. Menurut cerita, narapidana tidak boleh mengenakan ikat pinggang. Sehingga celana seragam mereka tampak melorot.
BACA JUGA:Balendra Shah, Eks Rapper yang Jadi Kandidat Kuat PM Nepal: Tetap Nge-rap saat Menjabat
BACA JUGA:5 Fakta Menarik Hendery WayV yang Ulang Tahun ke-26, Rapper Penebar Happy Virus
Namun, dilansir National Public Radio (NPR), sejarawan fashion Tanisha C. Ford menyebut belum ada bukti yang membenarkan teori tersebut,
Menurut Ford, asal usul sagging jauh lebih kompleks. Tidak seperti yang selama ini dipercaya masyarakat. Karena itu, mengaitkan sagging dengan budaya penjara sebagai sebuah fakta dinilai tidak tepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: npr