Sagging Style, Gaya Memakai Celana Melorot yang Sarat Sejarah dan Kontroversi
ILUSTRASI seseorang mengenakan sagging style, gaya memakai celana di bawah pinggang yang identik dengan budaya hip-hop dan kembali menarik perhatian di kalangan anak muda.--unsplash.com
Kontroversi terhadap sagging pun telah berlangsung puluhan tahun. Pada 1988, gaya yang dikenakan banyak anak muda itu dianggap negatif. Gaya itu dianggap berkaitan dengan anak muda terpengaruh budaya gangster.
Penolakan terhadap sagging style mulai berkembang. Hingga melahirkan berbagai aturan di sejumlah kota di Amerika Serikat.
BACA JUGA:Inspirasi Outfit Cyber Core Lokal untuk Hangout 2026, Futuristik tapi Tetap Nyaman
BACA JUGA:Surabaya Thrifting Wadahi Selera Tren Fashion Anak Muda dengan Harga Terjangkau
Di Ocala, Florida, anggota dewan kota Mary Sue Rich mendorong aturan yang melarang penggunaan sagging. Terutama di area milik pemerintah.
”Saya pikir aturan ini akan membuat mereka lebih menghargai diri sendiri. Saya juga berani bertaruh. Bahwa sembilan dari sepuluh orang yang memakai celana melorot tidak memiliki pekerjaan,” katanya.
Menurut Rich, gaya itu dinilai tidak sopan. Dia juga berharap aturan yang dibuat dapat menyadarkan anak-anak muda. Supaya mereka lebih menghargai diri sendiri.
Perdebatan mengenai sagging juga pernah sampai ke Gedung Putih. Dalam wawancara dengan MTV, mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyebut ia bukan penggemar gaya tersebut.
BACA JUGA:10 Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kasual Makin Stylish
BACA JUGA:5 Cara Mix and Match Korean Style untuk Hijabers Agar Tetap Stylish dan Sopan
”Menurut saya para pria seharusnya menaikkan celana mereka,” ujarnya, dilansir Real Men Real Style (RMRS).
Meski demikian, Obama menilai persoalan tersebut tidak perlu diatur melalui undang-undang. Ia juga menganggap pemerintah memiliki persoalan lebih penting. Tidak seharusnya ikut mengatur cara berpakaian masyarakat.

Grup CORTIS tampil mengenakan busana bergaya streetwear, termasuk elemen sagging style yang belakangan banyak diadopsi oleh sejumlah idol dan musisi muda di Asia.--Instagram/@cortis
Pengaruh budaya populer membuat sagging style kian meluas. Tidak lagi identik dengan Amerika Serikat saja.
Dalam beberapa tahun terakhir, gaya tersebut mulai terlihat di berbagai negara Asia. Termasuk Korea Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: npr