Prosesi Pemakaman Ali Khamenei Dimulai: Jutaan Orang Tuntut Balas Dendam
LAUTAN PEZIARAH mengiikuti prosesi pemakaman Ali Khamenei, Senin 6 Juli 2026.-AFP-
Seluruh ruang udara Teheran ditutup pada Senin. Aktivitas kota praktis berhenti. Warga memenuhi jalan-jalan utama untuk memberikan penghormatan terakhir.
Sebagian pelayat mengibarkan bendera Iran. Sebagian lagi membawa bendera Hizbullah, kelompok bersenjata Lebanon yang didukung Teheran. Banyak pula yang membawa bendera merah sebagai lambang tuntutan balas dendam.
Di Lapangan Imam Hussein, Teheran bagian timur, sekelompok massa menggantung boneka yang menyerupai Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Aksi itu dilaporkan media pemerintah Iran.
BACA JUGA:Prosesi Pemakaman Resmi Ali Khamenei Dimulai, Iran Targetkan Kehadiran Hingga 20 Juta Orang
Mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad juga terlihat menghadiri prosesi tersebut menurut laporan media lokal.
Cuaca siang itu sangat panas. Truk-truk menyemprotkan air ke arah kerumunan untuk menurunkan suhu tubuh para pelayat. Panitia membagikan bendera Iran. Mereka juga membagikan foto Ali Khamenei dan Mojtaba Khamenei.
Rute prosesi mencapai sekitar 20 kilometer.
Sehari sebelumnya, ribuan orang memadati Grand Mosalla. Mereka memberikan penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei dan empat anggota keluarganya. Keempatnya juga tewas dalam serangan udara Israel yang didasarkan pada intelijen Amerika Serikat.
Dinding-dinding beton dipasang di sekitar kompleks. Pembatas itu memisahkan peti jenazah dari masyarakat. Tujuannya jelas. Pemerintah ingin mencegah desak-desakan.

POTRET ALI KHAMENEI sebagai tanda penghormatan dari para peziarah.-AFP-
Trauma pemakaman Khomeini pada 1989 masih membekas. Saat itu aparat bahkan terpaksa menggunakan helikopter untuk membawa jenazah menuju lokasi pemakaman. Massa menyerbu kendaraan pembawa jenazah. Kain kafan robek. Jenazah sempat terjatuh ke tanah.
Prosesi di Teheran menjadi awal dari rangkaian penghormatan terakhir. Upacara berikutnya dijadwalkan berlangsung di Qom pada Selasa, 7 Juli 2026. Setelah itu rombongan menuju Najaf dan Karbala di Irak pada Rabu, 8 Juli 2026. Pemakaman dijadwalkan berlangsung di kota kelahiran Khamenei, Mashhad, Iran timur laut, pada Kamis, 9 Juli 2026.
Di tengah prosesi itu, Mojtaba Khamenei tetap tidak terlihat. Justru tiga putra Ali Khamenei lainnya muncul di depan publik pada Minggu, 5 Juli 2026. Ketidakhadiran Mojtaba semakin mengundang perhatian.
Pejabat Iran menyatakan Mojtaba mengalami luka dalam serangan udara. Namun tingkat keparahan cederanya belum dijelaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: