5 Alasan di Balik PHK 3.200 Karyawan Xbox oleh Microsoft

5 Alasan di Balik PHK 3.200 Karyawan Xbox oleh Microsoft

Microsoft melakukan restrukturisasi besar-besaran dalam Xbox.--Gamerant

BACA JUGA:Xbox Game Pass Starter Edition Bocor, Pelanggan Discord Nitro Bisa Akses Gratis

BACA JUGA:Pendapatan Gaming Microsoft Naik Meski Penjualan Konsol Xbox Turun 25 Persen

Salah satunya gim eksperimental akan semakin sedikit. Karena pengembang akan lebih fokus pada proyek-proyek berskala besar. Proyek yang memiliki potensi keuntungan tinggi.

Microsoft juga diperkirakan akan semakin agresif merilis gim di berbagai platform. Tidak hanya terbatas pada ekosistem Xbox.

Selain itu, kebijakan PHK tersebut diperkirakan membuat banyak penerbit gim lain khawatir. Mereka menjadi lebih berhati-hati dalam merekrut karyawan. Pun, berhati-hati dalam menggelontorkan investasi baru.


Meski melakukan restrukturisasi besar-besaran, Microsoft diperkirakan akan semakin agresif merilis gim di berbagai platform..--theloadout

Perusahaan juga diperkirakan akan semakin mengandalkan teknologi AI dan cloud gaming. Demi meningkatkan efisiensi proses pengembangan.

BACA JUGA:Xbox App Resmi Hadir di Windows 11 Arm, Perluas Akses Gaming PC

BACA JUGA:Ningtendo PXBOX 5, Konsol Unik yang Satukan PS5, Xbox, dan Switch 2

Di saat yang sama, restrukturisasi itu dapat mendorong gelombang konsolidasi baru di industri gim. Perusahaan-perusahaan akan berusaha mencari model bisnis yang lebih stabil. Terlebih di tengah tingginya biaya produksi.

Bagi para gamer, perubahan tersebut kemungkinan belum akan terasa dalam waktu dekat. Microsoft memastikan proyek-proyek besar yang saat ini sedang dikembangkan tetap akan dilanjutkan.

Namun dalam jangka panjang, pengguna kemungkinan akan melihat perubahan strategi Xbox. Konsol itu akan lebih menitikberatkan pada profitabilitas.

Juga ekspansi gim lintas platform, layanan berlangganan, serta cloud gaming. Opsi itu lebih baik dibandingkan memperbanyak akuisisi studio pengembang. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber