Ningtendo PXBOX 5, Konsol Unik yang Satukan PS5, Xbox, dan Switch 2

Ningtendo PXBOX 5, Konsol Unik yang Satukan PS5, Xbox, dan Switch 2

Konsol gabungan yang dinamai Ningtendo PXBOX 5. --youtube

HARIAN DISWAY – Imajinasi gamer kerap berhenti di batas rak TV atau meja kerja. Namun tidak dengan 小宁子 XNZ, seorang penggemar teknologi asal Tiongkok.

Dia melampaui batas itu dengan menciptakan sebuah konsol tunggal yang menampung tiga mesin game generasi terbaru sekaligus: PlayStation 5, Xbox Series X, dan Nintendo Switch 2. Proyek tersebut ia beri nama unik sekaligus jenaka: Ningtendo PXBOX 5.

Gagasan ini berangkat dari keresahan sederhana. XNZ mengaku lelah harus menyalakan dan mematikan tiga konsol berbeda hanya untuk memainkan judul-judul eksklusif lintas platform.

Dari keresahan itu lahirlah ide ekstrem: menyatukan semuanya ke dalam satu sistem fisik. Bukan sekadar rak bertumpuk atau casing modifikasi biasa, melainkan benar-benar satu mesin dengan satu sistem pendingin dan satu identitas desain.

BACA JUGA:Mario Tennis Fever Meluncur di Nintendo Switch 2, Rilis 12 Februari 2026!

BACA JUGA:Game Baru Konami untuk Switch 2 Bocor, Enchanted Wonderland Muncul dari Data ESRB


Tampilan konsol gabungan Switch 2, Xbox dan PS5. --youtube

Inspirasi desainnya datang dari produk yang tak kalah ikonik, Apple Mac Pro berbentuk “tempat sampah” generasi 2013. Bentuk segitiga dengan sumbu vertikal dianggap ideal untuk menyusun tiga motherboard konsol secara simetris dan hemat ruang.

PS5, Xbox Series X, dan Switch 2 pun dibongkar total, menyisakan papan sirkuit utama sebagai inti sistem. Komponen seperti pendingin bawaan dan power supply dilepas, karena XNZ merancang sistem pendingin dan distribusi daya terpadu.

Dalam rancangan tersebut, masing-masing PCB ditempelkan pada satu sisi segitiga, sementara satu kipas besar ditempatkan di bagian bawah. Udara dingin dialirkan dari bawah ke atas, mendinginkan ketiga konsol sekaligus.

Konsep ini mirip dengan sistem pendingin Xbox Series X, yang mengandalkan aliran udara vertikal. Secara teori sederhana, namun dalam praktiknya penuh tantangan.

BACA JUGA:Arknights: Endfield Resmi Meluncur di PS5 pada 22 Januari 2026

BACA JUGA:Alamak, Harga Valve Machine Diperkirakan Dua Kali Lipat Harga PS5, Masih Layak Dibeli?

XNZ sempat mencoba membuat heatsink segitiga menggunakan pemodelan 3D dan pencetakan plastik. Namun ketika memasuki tahap produksi logam, biaya CNC milling untuk desain serumit itu terlalu mahal. Di titik inilah proyek ini berbelok ke arah yang tak terduga: teknik pengecoran logam kuno lost-wax casting.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: