Pemkot Surabaya Tuntaskan 9.077 Aduan melalui Hotline Cak Eri

Pemkot Surabaya Tuntaskan 9.077 Aduan melalui Hotline Cak Eri

Kadinkominfo Surabaya Eddy Christijanto menyampaikan bahwa aduan di Hotline Lapor Cak Eri capai angka 9 ribu, Jumat, 17 Juli 2026-Humas Pemkot Surabaya-

"Misalnya jalan berlubang, terus yang sering itu parkir non-tunai, itu langsung teman-teman di Dishub melakukan eksekusi dan memberikan laporan balik di hotline. Sehingga kita tahu sudah dieksekusi, fotonya ada, tanggal berapa itu sudah dilakukan," ujarnya.

Karena itu, Eddy menegaskan tidak adanya balasan langsung dari Wali Kota Eri Cahyadi bukan berarti laporan masyarakat diabaikan.

BACA JUGA:Dishub Surabaya Tingkatkan Kompetensi Juru Parkir Melalui Diklat

BACA JUGA:Dishub Surabaya Hentikan 163 Jukir Bandel, Tunjukan Kenaikan PAD

"Jadi ketika tidak dibalas, insyaallah langsung dieksekusi oleh teman-teman di lapangan," katanya.

Hingga 16 Juli 2026, sebanyak 9.077 laporan telah diselesaikan dari total 9.217 aduan yang diterima. Sementara sekitar 103 laporan masih dalam proses penanganan karena baru masuk sehari sebelumnya dan masih berada dalam target penyelesaian maksimal 1x24 jam.

"103 laporan itu insyaallah akan dieksekusi oleh teman-teman dinas hari ini, dan insyaallah hari ini tuntas, besok tinggal laporannya sudah nol," ujar Eddy.

Berdasarkan data Dinkominfo Surabaya, top tiernya tetap persoalan parkir dengan total 1.442 laporan. Selanjutnya, pengaduan mengenai lalu lintas, kemacetan, dan pedagang kaki lima (PKL) mencapai 823 laporan, disusul bidang pendidikan sebanyak 817 laporan yang meningkat selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

BACA JUGA:Terkait Dugaan Pungli di Aset Pemkot, Eri Cahyadi Copot Lurah Tambak Wedi

Kategori lainnya meliputi persoalan sosial kemasyarakatan sebanyak 715 laporan, infrastruktur jalan 542 laporan, gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum) 421 laporan, fasilitas umum dan sosial lainnya 385 laporan, ketenagakerjaan 367 laporan, serta drainase atau saluran 355 laporan.

Selain melalui tindak lanjut perangkat daerah, Eddy menyebut Wali Kota Eri juga turun langsung ke lapangan untuk menangani sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian khusus. Seperti di antaranya yang pernah dilakukan di Jalan Nias, Tambak Wedi, hingga Sambikerep.

"Jadi untuk hal yang sifatnya perlu, itu beliau (Wali Kota) akan turun," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: