Permainan Jennifer Quinn Menjadi Sorotan
Jennifer Quinn Effendi -PGI -
JAKARTA, HARIAN DISWAY - Persaingan para pegolf amatir dari dalam maupun luar negeri terjadi pada Medco Pondok Indah International Amateur Golf Championship (MPIIAGC) 2026. Event tersebut menjadi tantangan sekaligus panggung bagi pegolf muda Indonesia.
MPIIAGC berlangsung 14 hingga 16 Juli 2026 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta. Persaingan sudah terjadi sejak hari pertama atau first round. Jennifer Quinn Effendi, pegolf asal Kediri yang berusia 13 tahun cukup menjadi sorotan.
Pada turnamen tersebut, Quinn mencatatkan 271 pukulan atau satu pukulan di atas par. Catatan itu membuatnyi unggul jauh di atas pesaing lainnya. Seperti Isabella Sudarmanto dan Abigail Rhea Soeryo Wiharko yang sama-sama mencatatkan enam pukulan di atas par.
Selama tiga hari, Quinn cukup konsisten. Dia mencatatkan 72 pukulan pada first round. Lalu pada second round, performanyi meningkat dengan 71 pukulan. Capaian itu membuatkan lebih percaya diri pada final round atau hari ketiga.
BACA JUGA:Green Royale Jakarta Menjadi Tantangan Bagi Pegolf

Quinn mencatatkan 271 pukulan atau satu pukulan di atas par -PGI -
Quinn mengungkapkan kunci keberhasilannyi bukan hanya kemampuan teknis. Tapi menjaga ketenangan dan fokus dalam setiap pukulan. "Tetap memperhatikan shot by shot, ketenangan, dan fokus ke setiap pukulan," ujarnyi.
Selain itu, strategi bermain menjadi faktor penting selama menghadapi tekanan kompetisi yang dihuni para pegolf terbaik Indonesia. "Aku harus bisa menentukan kapan bermain agresif dan kapan harus bermain aman," ungkapyi.
Pesaing Quinn memiliki pengalaman lebih banyak di turnamen internasional. Nama-nama seperti Abigail Rhea, Elaine Widjaja, Sania Talitha Wahyudi hingga Lydia Hawila Stevany Sitorus menjadi lawan yang harus dihadapi sepanjang kompetisi.
Meski begitu, Quinn mampu menunjukkan kematangan permainan di usia muda. Dia bahkan tercatat sebagai pegolf termuda yang berhasil menjuarai Medco Pondok Indah International Amateur Golf Championship sejak turnamen itu digelar.
BACA JUGA:Turnamen Hari Bhayangkara Populerkan Lapangan Golf Baru
BACA JUGA:Metro Golf League 2026 Seri III, Semua Hole jadi Tantangan
"Bersaing dengan golfer-golfer putri terbaik Indonesia membuatku semakin termotivasi untuk bermain lebih baik," ungkap putri David Effendi tersebut.
Persaingan di sektor putra berlangsung juga menarik. Perebutan gelar juara berlangsung ketat hingga putaran terakhir dengan selisih skor yang sangat tipis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: