Jurgen Klopp Resmi Nakhodai Timnas Jerman hingga 2030

Jurgen Klopp Resmi Nakhodai Timnas Jerman hingga 2030

Resmi tangani Timnas Jerman hingga 2030, Jurgen Klopp siap jalani debut lawan Belanda September nanti.--@DFB_Team-Instagram

BACA JUGA:Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman: Ini Akhir yang Pahit!

BACA JUGA:Jerman vs Paraguay Jadi Kontroversi, Klopp: Gol Jonathan Tah Harusnya Sah

Klopp menegaskan dirinya tidak ingin menjanjikan kesuksesan secara instan. 

Sebaliknya, ia ingin membangun tim yang bermain dengan semangat tinggi, saling mendukung, dan mampu kembali mendapatkan kepercayaan publik Jerman.

"Kami akan menjalani proses ini dengan rendah hati dan penuh kesabaran untuk membentuk tim yang berjuang satu sama lain, menikmati sepak bola, dan membuat masyarakat Jerman bangga mendukungnya," kata Klopp.

Didukung Staf Kepercayaan, DFB Yakin Klopp Bangkitkan Der Panzer

Dalam menjalankan tugasnya, Klopp akan didampingi tim kepelatihan yang sudah sangat dikenalnya. 

Peter Krawietz dan Pepijn Lijnders kembali menjadi asisten setelah bertahun-tahun bekerja bersama Klopp di Borussia Dortmund dan Liverpool. 

Sementara Sven Bender melengkapi jajaran staf setelah sebelumnya berpengalaman menangani tim muda Jerman.

Presiden DFB Bernd Neuendorf mengatakan bahwa Klopp merupakan pilihan utama federasi sejak awal proses pencarian pelatih baru.

"Jurgen Klopp memiliki semangat, kredibilitas, dan kemampuan luar biasa untuk menginspirasi orang lain. Karena itu, ia menjadi pilihan pertama kami tanpa keraguan setelah Julian Nagelsmann mengundurkan diri," ujar Neuendorf.

BACA JUGA:Jerman vs Paraguay 1-1 (Pen 3-4): Die Mannschaft Out dari Piala Dunia 2026!

BACA JUGA:Rating Pemain Jerman yang Disingkirkan Paraguay, Dominasi Tanpa Hasil


Bawa staf kepercayaan lamanya, Jurgen Klopp diyakini DFB mampu bangkitkan prestasi Timnas Jerman.--Getty Images

Direktur olahraga DFB, Rudi Völler, juga meyakini Klopp merupakan sosok yang tepat untuk memimpin regenerasi tim nasional. 

Menurutnya, Klopp telah berulang kali membuktikan kemampuannya mengembangkan pemain muda sekaligus meraih prestasi di bawah tekanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber