BRI Jazz Gunung Bromo (1): Panggung Warna Sarat Musikal
Isyana Sarasvati tampil interaktif dengan membawakan genre gothic rock format akustik dala. BRI Jazz Gunung Bromo 2026 hari ketujuh, 24 Juli 2026.--Jazz Gunung Indonesia
PROBOLINGGO, HARIAN DISWAY - Jazz Gunung Bromo hari ketujuh di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Probolinggo, 24 Juli 2026. Menghadirkan berbagai penampil.
Seperti Bilal Indrajaya, Ring of Fire Project feat. Simone Prattico & Sri Hanuraga, hingga Isyana Sarasvati. Beragam harmoni disajikan.
Diawali dengan penampilan Bromo Jazz Camp. Menampilkan musisi-musisi muda yang telah mengikuti pelatihan jazz.
Kelompok itu dimentori oleh musisi-musisi jazz ternama. Seperti Sri Hanuraga, Kevin Yosua, Hansen Arief, Nesia Ardi, Alfado Jacob, dan Bagas Indyatmono. Tak sekadar mengasah kemampuan bermain jazz.
BACA JUGA:BRI Jazz Gunung Bromo 2026 Satukan Jazz, Budaya Tengger, dan Penggerak Ekonomi Lokal
BACA JUGA:Butet Kertaradjasa dan Dewa Budjana Apresiasi BRI Jazz Gunung Bromo 2025 yang semakin Variatif
Mereka diajarkan bagaimana berinteraksi dengan penonton, attitude ketika di panggung, dan tentu kekompakan.

Sri Hanuraga saat tampil bersama Ring of Fire dalam BRI Jazz Gunung Bromo 2026, 24 Juli 2026.--Jazz Gunung Indonesia
“Attitude atau sikap mereka ketika di atas panggung. Itu yang paling penting. Jadi tidak hanya soal kemampuan musikal,” ujar Sri Hanuraga.
Kemudian Plutato feat. Cait Lin dari Taiwan. Kelompok tersebut memainkan musik jazz yang cenderung easy listening.
Salah satu yang paling ditunggu adalah penampilan Bilal Indrajaya. Ia tampil dengan gaya khasnya: kumis tebal dan rambut klimis.
BACA JUGA:BRI Jazz Gunung Bromo seri 1 Dibuka Papermoon Puppet Theatre, Gandeng Siswa SDN Jetak, Probolinggo
BACA JUGA:BRI Jazz Gunung series 3 Ijen (3-habis): Jazz Banyuwangian Bikin Goyang
Intro dibuka dengan fill in drum. Kemudian beberapa part synchope. Sedikit berbeda dengan genre aslinya yang cenderung groovy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: harian disway