Tolak Libur, McLaren Gelar Tes Tertutup demi Piastri dan Fornaroli

Tolak Libur, McLaren Gelar Tes Tertutup demi Piastri dan Fornaroli

Andrea Stella, merangkul Lando Norris, usai amankan kemenangan di GP Hungaria 2026--Twitter Lucho Yoma @LucianoYoma

HARIAN DISWAY - Di saat tim-tim rival mulai mengemas perlengkapan untuk menikmati libur musim panas, McLaren justru mengambil langkah berani dengan menggelar sesi pengujian tertutup Testing of Previous Cars (TPC) selama satu hari penuh di Sirkuit Portimao, Portugal.

Langkah strategis ini diambil demi menggembleng adaptasi Oscar Piastri terhadap regulasi anyar 2026, sekaligus mematangkan kesiapan pembalap cadangan Leonardo Fornaroli di paruh kedua musim.

Pengujian TPC yang berlangsung selama satu hari penuh pada Rabu kemarin perihaltersebut melibatkan Lando Norris, Oscar Piastri, dan pembalap cadangan Leonardo Fornaroli. Ketiganya bergantian mengitari lintasan untuk mengumpulkan lap time sebelum resmi memasuki jeda musim panas.

​Terdapat dua agenda utama dalam tes TPC ini. Pertama, memberikan pengalaman berkendara dan pemahaman mendalam mengenai mobil F1 bagi Leonardo Fornaroli, dengan pendampingan langsung dari Norris dan Piastri.

​Agenda kedua difokuskan untuk meningkatkan adaptasi mengemudi bagi Oscar Piastri. Meski terdengar tidak biasa, data sepanjang paruh pertama musim menunjukkan bahwa pembalap asal Australia tersebut masih terkesan kesulitan menaklukkan karakteristik mobil F1 regulasi 2026.

Prinsipal Tim McLaren, Andrea Stella, mengonfirmasi bahwa Piastri memang masih berada dalam proses adaptasi dengan mobil generasi 2026 yang memiliki perbedaan karakteristik cukup signifikan dibanding mobil F1 era sebelumnya.

BACA JUGA:Bursa Transfer F1: Williams Tikung Audi dan Alpine Demi Carlos Sainz

BACA JUGA:Masalah Start George Russell di GP Hungaria: Menyingkap Rumitnya Mesin F1 2026

​Sebagai informasi, mobil F1 regulasi 2026 dirancang dengan downforce yang lebih rendah, profil ban yang lebih sempit, penggunaan aerodinamika aktif, serta pembagian rasio tenaga 50:50 antara mesin pembakaran dalam (Internal Combustion Engine) dan tenaga listrik.

​Performa Piastri di awal musim sempat terhambat oleh dua hasil Did Not Finish (DNF) secara beruntun. Satu disebabkan oleh kesalahannya sendiri di GP Melbourne, dan satu lagi akibat kendala kelistrikan di GP China yang membuat kedua mobil McLaren gagal memulai balapan.

​Hingga saat ini, Piastri mencatatkan dua kali finis di luar zona poin dan dua kali meraih podium. Pada GP Hungaria akhir pekan lalu, ia sempat memimpin paruh pertama balapan sebelum akhirnya tertahan akibat benturan dengan mobil Williams milik Carlos Sainz.

Rekan setimnya, Lando Norris, sukses keluar sebagai pemenang di GP Hungaria setelah melancarkan manuver overtake krusial terhadap Piastri sesaat setelah insiden benturan tersebut.


Strategi balap McLaren telah berjalan sejak awal balapan Grand Prix Hungaria pada 26 Juli 2026--Twitter Vivo F1 @vivof1

​Meski demikian, Andrea Stella optimistis Piastri akan bangkit dan tampil lebih tajam pada paruh kedua musim setelah makin memahami cara memaksimalkan potensi mobil.

​"Kami melihat perkembangan yang luar biasa pada Lando, dan hal yang sama juga berlaku untuk Oscar," ujar Andrea Stella pascabapan di GP Hungaria.

​"Oscar masih menyesuaikan diri dengan mobil 2026 ini, mobil dengan grip yang lebih rendah. Namun, ada peluang besar di sana untuk menemukan kecepatan. Kerja sama antara Oscar, tim teknis, dan tim pendukungnya berjalan sangat solid. Saya yakin kita akan melihat Oscar Piastri yang jauh lebih kuat di paruh kedua musim," Pungkas Stella.

BACA JUGA:Drama F1 GP Hungaria 2026: Papaya Rules McLaren Picu Kontroversi Norris vs Piastri!

BACA JUGA:Resmi! F1 Pulang ke Sepang: Bahrain Tanggung Biaya, Malaysia Jadi Tuan Rumah

​Bagi Piastri, tes TPC ini juga menjadi kesempatan berharga untuk mengantongi 55 putaran di sirkuit yang belum pernah ia jajal dengan mobil F1, sekaligus menjadi persiapan dini menyambut masuknya kembali Sirkuit Portimao ke kalender F1 pada musim 2027 mendatang.

​"Ini pertama kalinya saya mengemudikan mobil F1 di Portimao," Ujar Oscar Piastri usai sesi tes.

​"Karakter lanskap sirkuit yang dinamis serta elevasi naik-turunnya membuat tempat ini sangat menyenangkan untuk dikendarai. Kami berhasil menyelesaikan seluruh program yang direncanakan, dan tim sangat puas. Ini momen yang pas sebelum libur musim panas. Musim ini berjalan sangat intens, jadi jeda ini bagus untuk menyegarkan pikiran sebelum kembali bekerja," Pungkaanya.

​Saat ini, Lando Norris masih tertahan di peringkat ke-5 klasemen pembalap dengan 128 poin, sementara Oscar Piastri menyusul di posisi ke-7 dengan 92 poin. Secara matematis, peluang kedua pembalap McLaren untuk bersaing dalam perebutan gelar juara dunia 2026 masih belum sepenuhnya tertutup.

​Di kategori konstruktor, McLaren menempati posisi ke-3 dengan koleksi 220 poin, tertinggal 87 poin dari Ferrari dan 159 poin dari Mercedes. Meski kans meraih gelar juara dunia konstruktor terbilang berat, peluang merebut posisi runner-up masih terbuka lebar.

Kini, fokus utama tertuju pada bagaimana strategi McLaren dalam mengoptimalkan performa jet darat MCL40 serta menyelaraskan dinamika kedua pembalapnya pada sisa musim ini.

​Sebagai catatan teknis, sasis McLaren MCL40 musim ini memadukan unit daya buatan Mercedes High Performance Powertrain dengan sistem gearbox hasil rancangan mandiri para insinyur internal di Woking.(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: