Pemkot Surabaya Dukung Ojol Perempuan Berdaya dari Rumah

Pemkot Surabaya Dukung Ojol Perempuan Berdaya dari Rumah

Disperinaker dan jajaran OPD lainnya siapkan pelatihan keterampilan untuk para ojol perempuan, Sabtu, 1 Agustus 2026-Pemkot Surabaya-

Ia mengakui tantangan terbesar adalah membangun semangat dan daya juang peserta. Sebab, penghasilan sebagai pengemudi ojol dapat diperoleh setiap hari, sedangkan usaha hasil pelatihan membutuhkan proses hingga berkembang.

"Mungkin salah satu faktornya adalah kalau ojol itu dia setiap hari langsung dapat uang. Nah, kalau kegiatan yang sudah kita latih itu kan pasti butuh proses," ujarnya.

Ida juga menceritakan pendampingan terhadap pasangan suami istri pengemudi ojol yang anaknya membutuhkan pengobatan rutin. Pemkot memberikan berbagai bentuk bantuan, mulai dari pelatihan menjahit, bantuan mesin jahit, hingga membuka peluang usaha dan pekerjaan padat karya. Namun, hasilnya belum sesuai harapan karena masih terkendala semangat berusaha.

"Jadi memang proses ini kan ndak serta-merta. Sudah kita kasih bantuan mesin jahit sampai diletakkan di rumahnya. Nah ini ternyata tidak seperti (harapan) yang kita kira. Jadi tiap bulan kita tanya pendapatan berapa. Ternyata stuck, tetap seperti semula," tuturnya.

Menurut Ida, penguatan motivasi dan daya juang menjadi pekerjaan rumah bersama agar program pemberdayaan benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga pengemudi ojol perempuan. 

"Nah itu yang masih menjadi salah satu PR-nya buat kami," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: