Experiential Tourism dan Membership Edukasi, Dosen UK Petra Beri Usulan Konsep Pengelolaan KBS

Experiential Tourism dan Membership Edukasi, Dosen UK Petra Beri Usulan Konsep Pengelolaan KBS

Puluhan ribu wisatawan padati area KBS pasca hari raya Idul Fitri 2026, Minggu, 22 Maret 2026.-Boy Slamet-Harian Disway

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Pada 31 Agustus 1916 silam, Kebun Binatang SURABAYA (KBS) telah menjadi salah satu tempat wisata jujugan.

Sebagai salah satu destinasi wisata ikonik di Jawa Timur, khususnya Surabaya, KBS sebenarnya memiliki potensi finansial dan pengalaman wisata (experiential tourism). 

Potensi itu sangat besar. Bahkan jauh melampaui sekadar jualan tiket masuk. Program Coordinator Creative Tourism Universitas Kristen Petra (UK Petra), Devi Destiani Andilas, S.E., MM.Par. menyorot hal itu.

Dia tergelitik menanggapi pengembangan wisatanya. "Kebun binatang konvensional umumnya memang hanya mengandalkan tiket dan atraksi sederhana. Tetapi KBS tidak boleh mengandalkan hal itu saja," ungkapnya.

BACA JUGA:KBS Pastikan Operasional dan Perawatan Satwa Tetap Normal Usai Mantan Dirut Jadi Tersangka Korupsi

BACA JUGA:Renovasi KBS Surabaya akan Libatkan Swasta, Tak Cuma Andalkan APBD

Menurutnya, jika dilihat dari experiential tourism, ada banyak potensi yang bisa dieksplorasi. "Sehingga pengunjung tidak merasa monoton," tambahnya. 


Devi Destiani Andilas, S.E., MM.Par., Dosen Creative Tourism UK Petra.-UK Petra-

Salah satu ide yang ditawarkan Devi adalah konsep tur di balik layar (behind the scene tour). Pengunjung tidak hanya disuguhi pemandangan satwa dari balik kandang. Tetapi diajak melihat langsung "dapur" pengelolaan kebun binatang.

"Seperti di Jakarta Aquarium ada show mermaid. Lalu pengunjung diberi kesempatan masuk ke balik tabung. Di sana, mereka melihat aktivitas staf memberikan makan dan perawatan," ungkapnya.

Konsep semacam itu bisa diterapkan di KBS. Bahkan bisa menjadi edukasi profesi pengelola satwa yang memorable.

BACA JUGA:KBS–iZoo Jepang Teken MoU, Sepasang Komodo Dipinjamkan untuk Program Breeding

BACA JUGA:KBS Buka Parade Satwa di H+1 Lebaran, Magnet Wisatawan Lokal dan Keluarga

Terkait konsep feeding animals (memberi makan satwa), Devi sering melakukan pengamatan lapangan di berbagai objek wisata tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: