SIG Perkuat Produksi dan Distribusi Semen di Aceh Hadapi Lonjakan Permintaan
Peningkatan permintaan semen di Aceh perlu direspons dengan penguatan koordinasi-SIG-
JAKARTA, HARIAN DISWAY – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat operasional produksi dan jaringan distribusi semen di Aceh. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran pasokan di tengah meningkatnya kebutuhan semen sekaligus mendukung pembangunan di wilayah tersebut.
Direktur Operasi SIG Reni Wulandari meninjau langsung kesiapan sejumlah fasilitas operasional SIG Group di Aceh. Peninjauan dilakukan di PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Lhokseumawe serta packing plant PT Semen Padang di Malahayati.
Pada kunjungan tersebut, Reni didampingi Direktur PT Solusi Bangun Andalas Edi Sarwono dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.
Reni mengatakan peningkatan permintaan semen di Aceh perlu direspons dengan penguatan koordinasi. Penguatan itu meliputi fasilitas produksi, distribusi, distributor, hingga mitra logistik.
BACA JUGA:Gerakan Urunan Dua Sak Semen Wujudkan 10 Rumah Layak Huni, Bukti Gotong Royong Pramuka Trenggalek
BACA JUGA:BGN Terapkan “Rules of 4 Hours”, Makanan MBG Lewat Empat Jam Diminta Tak Dikonsumsi
Menurutnyi, sinergi seluruh jaringan operasional menjadi kunci agar pasokan semen dapat berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat maupun proyek pembangunan dapat terpenuhi.
“Selain mengoptimalkan fasilitas produksi dan distribusi di wilayah Aceh, SIG juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien,” ujar Reni.
SIG juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok dan aktivitas distribusi secara berkala. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk memastikan kondisi di lapangan dapat segera direspons melalui pengambilan keputusan yang tepat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya SIG menjaga keandalan rantai pasok semen. Utamanya, di wilayah yang tengah menghadapi peningkatan kebutuhan.
BACA JUGA:Bank Jakarta Bangun Biodigester, 500 Kg Sampah Organik Diolah per Hari
BACA JUGA:Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan
SIG juga menegaskan komitmennya mendukung pembangunan di wilayah Aceh dan sejumlah daerah yang terdampak bencana banjir pada akhir 2025.
Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. SIG berupaya menjaga ketersediaan produk di berbagai titik penjualan meskipun perusahaan menghadapi tekanan terhadap ketersediaan dan harga bahan bakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: