Gus Kikin Ajak Santri Ikuti Disway Mandarin Debate & Speech Competition 2026
Direktur Utama Harian Disway Tomy Cahyo Gutomo bersama Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz -Harian Disway-
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin mengajak santri yang memiliki kemampuan atau sedang mempelajari bahasa Mandarin untuk mengikuti Disway Mandarin Debate & Speech Competition 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Gus Kikin saat menerima Direktur Utama Harian Disway Tomy Cahyo Gutomo di Kantor PWNU Jawa Timur, 4 Agustus 2026.
Gus Kikin menilai kompetisi bahasa Mandarin menjadi ruang positif bagi santri untuk mengembangkan kemampuan sekaligus berani tampil di depan publik. Terlebih, ajang tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Santri.

Lomba pidato dan debat bahasa Mandarin -harian disway-
Menurutnya, kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu bekal penting bagi santri untuk menghadapi persaingan di masa kini. Bahasa Mandarin dinilai dapat membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda, termasuk santri.
“Lomba seperti ini sangat positif karena memberikan ruang bagi santri untuk tampil dan menunjukkan kemampuan bahasa Mandarin di depan publik,” ujar Gus Kikin.
Ia berharap semakin banyak santri memanfaatkan kesempatan tersebut.
Kompetisi bukan hanya soal memenangkan perlombaan, tetapi juga pengalaman untuk menguji kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan memperluas wawasan.
BACA JUGA:Disway Mandarin Debate and Speech Competition 2026, Adu Kemampuan Santri Berbahasa Mandarin
BACA JUGA:Pemprov Jatim Buka Beasiswa 1.100 Santri 2026, Tambah Kuota STEM dan S2 Al-Azhar Mesir
Bagi santri, kemampuan bahasa Mandarin juga dapat menjadi modal untuk berkomunikasi dengan masyarakat internasional. Perkembangan hubungan Indonesia dan Tiongkok yang semakin luas membuat kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kemampuan bahasa Mandarin turut meningkat.
Karena itu, Gus Kikin mendorong pesantren untuk memberikan ruang lebih luas bagi santri yang berminat mempelajari bahasa asing. Kompetisi dapat menjadi salah satu sarana untuk mengukur sejauh mana kemampuan yang telah mereka pelajari.
Direktur Utama Harian Disway Tomy Cahyo Gutomo mengatakan Disway Mandarin Debate & Speech Competition 2026 merupakan penyelenggaraan tahun kedua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: