Garasi Racing Bulls Membara: Rivalitas Sengit Liam Lawson vs Arvid Lindblad di F1 2026
Liam Lawson dan Arvind Lindblad, saat menyapa penggemar Racing Bulls di GP Hungaria 2026--Twitter This Is Formula 1 @ThisIsFormula1
HARIAN DISWAY- Di tengah langkah bersejarah mengejar peringkat kelima Kejuaraan Konstruktor F1, yang mana itu akan jadi pencapaian tertinggi sepanjang sejarah tim, garasi Racing Bulls justru membara oleh persaingan internal antara Liam Lawson dan Arvid Lindblad.
Racing Bulls tengah berjuang mengamankan posisi kelima dalam klasemen Kejuaraan Konstruktor, pencapaian tertinggi sepanjang sejarah tim dengan koleksi 66 poin.
Tim yang bermarkas di Faenza, Italia, ini unggul tipis lima poin atas Alpine F1. Kedua tim bersaing ketat untuk menjadi yang terbaik di luar empat tim papan atas.
Namun, di balik performa impresif tersebut, situasi di dalam garasi Racing Bulls justru memanas akibat rivalitas internal antara Liam Lawson dan Arvid Lindblad.
Meski berstatus rekan satu tim, keduanya tidak hanya berebut posisi terdepan untuk memperebutkan kursi Red Bull Racing di masa depan. Lawson dan Lindblad juga bertarung demi mempertahankan karier mereka di F1, terlebih pemimpin klasemen Formula 2, Nikola Tsolov, gencar mengejar promosi ke kelas utama.
BACA JUGA:Isack Hadjar Cedera, Liam Lawson dan Yuki Tsunoda Rebutan Kursi Red Bull di F1 GP Belanda?
BACA JUGA:Alex Albon Bertahan di Williams hingga F1 2027
Rivalitas Lawson dan Lindblad telah memicu beberapa insiden di lintasan musim ini. Ketegangan dimulai pada Grand Prix China saat mobil Lawson bersenggolan dengan Lindblad. "Karma" pun datang seketika lewat kemunculan Safety Car yang justru sangat menguntungkan Lawson.
Perselisihan berlanjut di GP Austria. Lawson meluapkan kekecewaannya melalui radio tim dan menegaskan bahwa itu adalah "terakhir kalinya ia mendengarkan instruksi tim", setelah Lindblad tetap menyerangnya meski sebelumnya dianjurkan tidak melakukan manuver. Gesekan serupa kembali terulang di Silverstone, GP Belgia, hingga GP Hungaria.
Menariknya, dalam empat dari lima Grand Prix saat kedua pembalap berhasil finis di zona poin, mereka selalu menyentuh garis finis secara berurutan.
Sejauh ini, statistik masih memihak Lawson. Pembalap asal Selandia Baru tersebut melesat ke posisi kesembilan klasemen pembalap dengan 43 poin, unggul 20 angka dari Lindblad yang tertahan di peringkat ke-11.

Arvind Lindblad (depan) sedang bersaing dengan Liam Lawson (belakang), saat balapan di GP Hungaria 2026--Twitter Nextgen-Auto.com @NextgenAuto
Meski tensi memuncak, Direktur Balap Racing Bulls, Alan Permane, mengaku tidak khawatir. Ia percaya kedua pembalapnya akan tetap mematuhi satu aturan utama tim.
“Saya harus mempercayai mereka. Sebelum balapan, saya tegaskan kepada mereka: 'Silakan bertarung, tapi jangan sampai bersenggolan.' Itu satu-satunya hal yang saya tekankan,” ujar Permane seperti dikutip dari Racer.
“Ini sebenarnya masalah yang menyenangkan. Begitu mereka turun ke lintasan, bagi saya mereka hanya pembalap A dan pembalap B. Saya tidak peduli siapa yang di depan. Kejuaraan Konstruktor adalah segalanya bagi kami,” tambahnya.
BACA JUGA:Jadwal F1 GP Belanda 2026: Balapan Perpisahan Sirkuit Zandvoort dan Max Verstappen
BACA JUGA:Hanya Jadi Cadangan di Red Bull, Yuki Tsunoda Siap Buka Babak Baru di IndyCar
Racing Bulls memang sangat berambisi mengunci posisi kelima, mengingat pencapaian terbaik tim ini sebelumnya hanyalah finis di peringkat keenam.
“Hasil ini luar biasa dan merupakan buah kerja keras seluruh anggota tim fantastis ini, baik di Faenza maupun di Milton Keynes,” lanjut Permane.
“Yang pembeda musim ini adalah setiap komponen baru yang kami pasang di mobil bekerja dengan sangat baik. Kami membawa peningkatan signifikan dan semuanya berfungsi optimal di lintasan. Para pembalap tampil solid, dan seluruh elemen tim berjalan selaras.”
Dengan manajemen Racing Bulls yang mulai melirik Nikola Tsolov untuk promosi, serta kontrak Lawson dan Lindblad yang akan habis di akhir musim, persaingan panas di dalam tim diprediksi akan terus membara hingga seri pamungkas.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: