First Lady AS Melania Trump Kembali Bertugas setelah 32 Hari Menghilang dari Publik

First Lady AS Melania Trump Kembali Bertugas setelah 32 Hari Menghilang dari Publik

MELANIA TRUMP tampil lagi di muka publik pada 20 Agustus 2026. Sekitar 32 hari sebelumnya, dia sama sekali lenyap dari hadapan masyarakat.-Getty Images-The Independent

The Daily Beast mencatat bahwa Melania baru tampil di hadapan publik sebanyak total 38 kali sepanjang tahun ini, termasuk kemunculan terbarunya di Rose Garden. 

Secara frekuensi, dia kalah dari Natalie Harp, asisten eksekutif Trump. Perempuan 35 tahun itu hampir tak pernah absen dari sisi sang presiden. Baik dalam acara formal maupun informal.

BACA JUGA:Natalie Harp, Mantan Host TV yang Jadi Asisten Kesayangan Presiden AS Donald Trump

BACA JUGA:Iran Pertimbangkan Serang Aset Militer AS di Eropa Jika Trump Teruskan Serangan


NATALIE HARP lebih sering mendampingi Presiden AS Donald Trump dalam berbagai acara jika dibandingkan First Lady Melania Trump. Relasi keduanya menjadi sorotan media.-Getty Images-The Independent

Namun, tak seperti Melania yang selalu menjadi sorotan ketika hadir dalam acara-acara kenegaraan atau mendampingi Trump, Harp relatif menjauh dari spotlight. Bahkan, ketika ada kedaruratan di Turki dan memaksa presiden serta tim inti berpindah dari Air Force One ke pesawat militer, Harp turut diajak.

Tentu saja, kepindahan Harp dari Air Force One ke pesawat militer dilakukan diam-diam. Tanpa banyak menarik perhatian, dia sudah berada di dalam pesawat yang sama dengan Trump.

Kekompakan keduanya untuk hadir di mana saja bersama-sama, bahkan berbuah kritik dari Partai Demokrat. Senator Jon Ossoff menyebut sang presiden rajin tampil bersama Harp dan membahas ballroom Gedung Putih. Namun, di luar itu, Trump tak mau bekerja.

"Trump tak mau menjalankan tugas-tugasnya dan lebih memilih bepergian dengan Natalie (Harp)," kata Ossoff seperti dilansir The Independent pada Sabtu, 22 Agustus 2026. 

BACA JUGA:Trump Luncurkan Sanksi Ekonomi Berat ke Iran, Negara-Negara Mitra Dagang Terancam

BACA JUGA:Manuver Donald Trump Pangkas Latihan Perang AS-Korsel: Buka Pintu untuk Kim Jong-un

Fokus pada Program

Di tengah panasnya pemberitaan tentang Trump dan Harp, Melania kembali dan langsung menyapa media dengan program terkait beasiswa untuk mahasiswa. Tepatnya, para mahasiswa yang sudah saatnya meninggalkan panti. 

Melalui program itu, Melania membantu anak-anak muda yang selama ini tinggal di panti sosial atau panti asuhan untuk menjadi mandiri. Untuk mewujudkan misi itu, Fostering the Future menggandeng IndyCar dan Fox Corporation. 

Dengan dana sebesar USD2 juta, Melania menyediakan beasiswa untuk mahasiswa di Indiana University dan Purdue University. Menurut Gedung Putih, kerja sama itu diperluas ke 26 institusi pendidikan lainnya. 

"Benefit terbesar Amerika masihlah tetap sumber daya manusianya. Pemimpin masa depan adalah mereka yang sekarang duduk di ruang-ruang kelas, termasuk mereka yang tinggal di panti. Kemampuan mereka tak bisa diremehkan begitu saja," terang Melania.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: