Rating Pemain Real Madrid yang Menang Tipis Lawan Espanyol, Semua Lini Oke!
Selebrasi Jude Bellingham dkk usai buka keunggulan bagi Real Madrid atas Espanyol dalam laga jornada 1 La Liga 2026/2027, Minggu 23 Agustus 2026.--@Realmadrid-x
Bellingham menunjukkan kembali kemampuannya sebagai pemain yang agresif di depan gawang. Selain mencetak gol, ia hampir mencetak gol keduanya setelah sundulannya ditepis Marko Dmitrović hingga membentur mistar.
Carlos Espi juga layak mendapatkan perhatian. Pemain baru tersebut masuk sebagai pemain pengganti dan menjadi penentu kemenangan pada menit ke-90.
Setelah menerima bola dari rangkaian serangan yang melibatkan Kylian Mbappe, Espi melewati Dmitrovic sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Gol tersebut menjadi penyelamat Madrid sekaligus awal yang sangat baik bagi sang pemain di klub barunya.
Di sisi lain, Vinicius Junior masih kesulitan memberikan dampak besar. Ia beberapa kali mencoba menyerang dari sisi kiri, tetapi pergerakannya cukup mudah dibaca oleh pertahanan Espanyol.

Vinicius Junior dalam laga Espanyol vs Real Madrid, jornada 1 La Liga 2026/2027, Minggu 23 Agustus 2026.-Pablo Rodriguez-Getty Images
Mbappe juga belum tampil maksimal. Penyerang asal Prancis itu mendapatkan peluang bagus pada babak kedua, tetapi gagal memanfaatkannya ketika berhadapan dengan ruang kosong di depan gawang.
Keputusan Mourinho memainkan Denzel Dumfries sejak awal dibandingkan Trent Alexander-Arnold juga tidak sepenuhnya berhasil.
Dumfries diharapkan memberikan keamanan lebih besar dalam bertahan, tetapi ia justru kesulitan mengantisipasi pergerakan Javi Hernandez pada proses terciptanya gol Espanyol. Kontribusinya dalam menyerang juga tidak terlalu terlihat.
Masalah lain terlihat di lini tengah. Fede Valverde menjalani pertandingan yang kurang mengesankan dan terlambat mengantisipasi situasi ketika Espanyol mencetak gol.
BACA JUGA:Mbappe Siap Jalani Era Mourinho, Target Real Madrid Jelas: Angkat Trofi
BACA JUGA:Real Madrid Hadapi Musim Baru, Bellingham Tak Sabar Dilatih Mourinho
Bernardo Silva juga belum mampu memberikan kreativitas yang dibutuhkan Madrid untuk membongkar pertahanan rapat lawan. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan kreativitas di lini tengah masih menjadi pekerjaan rumah Mourinho.
Kemenangan ini memang memberikan tiga poin penting, tetapi Madrid masih harus memperbaiki banyak hal.
Statistik menunjukkan mereka mampu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, tetapi permainan menyerang masih terlalu bergantung pada momen individual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber