PLTS Pulau Sembur Jadi Percontohan Program Energi Surya 100 GWp

PLTS Pulau Sembur Jadi Percontohan Program Energi Surya 100 GWp

Peluncuran proyek PLTS Pulau Sembur oleh Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dari Jembrana, Bali. -Dokumentasi Pertamina NRE-

Fasilitas tersebut dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 1 megawatt hour (MWh). Sistem penyimpanan energi itu mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat pulau.

Direktur Utama Pertamina NRE John Anis mengatakan proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi bersih. PLTS Pulau Sembur juga dirancang sebagai penggerak aktivitas ekonomi melalui konsep productive use of energy.

BACA JUGA:Pertamina NRE dan METI Perkuat Ekosistem Energi Terbarukan di Sulawesi Utara


Launching dan Groungbreaking Program PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali.-Dokumentasi Pertamina NRE-

Menurut John, listrik yang lebih andal dapat mendukung pengembangan cold storage, ice maker, koperasi, hingga aktivitas nelayan.

PLTS tersebut ditargetkan melistriki sekitar 200 kepala keluarga, termasuk 158 rumah, serta sejumlah fasilitas umum. Sebelumnya, sebagian masyarakat masih mengandalkan genset pribadi yang hanya digunakan sekitar tiga hingga empat jam pada malam hari.

Untuk mendukung sektor perikanan, proyek ini dilengkapi ice maker berkapasitas 4 ton per hari dan cold storage berkapasitas 5 ton.

Pengoperasian PLTS diproyeksikan menghemat penggunaan bahan bakar minyak hingga sekitar 877 liter per hari atau 320 ribu liter per tahun. Penghematan biaya BBM diperkirakan mencapai Rp3,5 miliar hingga Rp5 miliar per tahun.

Dengan demikian, PLTS Pulau Sembur tidak hanya menjadi bagian dari target pengembangan energi surya 100 GWp, tetapi juga menjadi contoh pemanfaatan energi terbarukan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: