Gubernur Khofifah Gelorakan Semangat Religius Nasionalis kepada Masyarakat
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua TP PKK Arumi Bachsin-Humas Pemprov Jawa Timur-
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Ratusan warga memadati jalan menuju kediaman Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Mereka mengikuti Maulid Nabi dan Haul ke-12 H Indar Parawansa, Selasa, 25 Agustus 2026.
Acara dimulai pukul 19.00. Namun, warga mulai memadati lokasi sejak sore.
Antusias masyarakat cukup besar. Sebagian besar mereka menggunakan pakaian berwarna putih.
Hadir di acara tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak. Kemudian, anggota DPD RI Lia Istifhama, Staf Khusus Kementerian PPPA Patimasang Mannagali Parawansa, serta Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim.
BACA JUGA:Maulid Nabi, Khofifah Ajak Warga Perkuat Akhlak dan Kerukunan di Era Digital

Ratusan warga memadati acara Maulid Nabi dan Haul ke-12 H. Indar Parawansa-Humas Pemprov Jawa Timur-
Khofifah mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperbanyak amal dan doa.
“Di sini kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua mendapat syafaat Rasulullah SAW. Semoga kita semua dikumpulkan bersama dengan beliau di surga nanti,” ujarnyi.
Gubernur Khofifah mengingatkan teladan Rasulullah yang selalu menjaga kerukunan. Karena itu, dia menggelorakan semangat religius dan kerukunan tersebut.
“Semangat religius yang nasionalis. Saatnya, kita wujudkan semangat ini dengan menjaga kerukunan dan kebersamaan,” ungkapnyi.
BACA JUGA:Bermain Bersama Anak di Pengungsian, Khofifah Kuatkan Mental Korban Gempa NTT
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Tinjau Pengungsian Gempa NTT, Dorong Trauma Healing Anak
Peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum mengenang H Indar Parawansa, suami Khofifah yang wafat pada 2014. Secara kalender Hijriah, wafatnya bertepatan dengan malam 12 Rabiul Awwal, yang menjadi salah satu alasan haul tersebut digelar bersamaan dengan Maulid Nabi.
“Suami saya meninggal tanggal 11 Rabiul Awwal malamnya, dan proses pemakamannya di tanggal 12 Rabiul Awwal. Kalau bisa ambil berkahnya Rabiul Awwal, saya mohon doa semuanya,” katanyi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: