DPRD Pastikan Kebutuhan Paskibraka Bawean yang Tertahan di Gresik Tetap Terpenuhi:
DIALOG antara Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir (kanan) dengan tim Paskibra Bawean di ruang kerjanya.-Dok. DPRD Gresik-
Tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gresik sudah mereka tuntaskan. Namun, delapan pelajar asal Pulau Bawean itu belum bisa pulang ke kampung halaman.
CUACA di Laut Jawa menjadi kendalanya. Gelombang tinggi dan angin kencang membuat layanan penyeberangan menuju Bawean belum berjalan normal. Akibatnya, para pelajar tersebut masih harus memperpanjang masa tinggal di Gresik.
Kondisi itu mendapat perhatian DPRD Kabupaten Gresik. Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir memastikan kebutuhan kedelapan pelajar tetap diperhatikan selama mereka menunggu kondisi pelayaran memungkinkan untuk kembali.
Delapan pelajar tersebut adalah Rohid Benzema, Miftahul Akbar, Sherly Nur Lailia, Andini Arsyilia, Nouriel Aulia Syaqifah, Shahra Fika, Ahmad Irfan Maulana, dan Ahmad Farhan Setia Pratama. Mereka berasal dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sangkapura dan Tambak.
“Penginapan masih ditanggung Kesbangpol Gresik. Untuk makan sehari-hari juga kami bantu fasilitasi sampai mereka bisa kembali ke Bawean,” kata Syahrul, Jumat, 28 Agustus 2026.
BACA JUGA:DPRD Gresik Dorong Sinergi Tata Ruang dan Pengembangan Hunian: Cari Titik Temu Tata Ruang
BACA JUGA:DPRD Gresik Kawal Pembangunan Puskesmas Kepatihan: Pastikan Kualitas demi Layani Masyarakat
Delapan pelajar tersebut sebelumnya sudah berada di Gresik sekitar 15 hari sebelum pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026. Mereka menjalani karantina dan mengikuti berbagai latihan bersama anggota Paskibraka Kabupaten Gresik lainnya.
Setelah seluruh rangkaian tugas selesai, anggota Paskibraka dari daerah lain telah meninggalkan Gresik. Delapan pelajar asal Bawean masih harus menunggu kesempatan menyeberang karena kondisi laut belum memungkinkan.
Bagi Syahrul, situasi tersebut tidak mengurangi nilai perjuangan yang telah ditunjukkan para pelajar. Mereka justru telah memperoleh pengalaman penting setelah dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Gresik.
Syahrul mengapresiasi kedelapan pelajar yang telah menjalankan tugas membawa nama Bawean dalam upacara kemerdekaan tingkat Kabupaten Gresik. Menurut dia, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk mengembangkan diri dan meraih prestasi berikutnya.
“Kalian sudah mendapat pengalaman dan prestasi yang membanggakan sebagai anggota Paskibraka. Jadikan itu penyemangat untuk terus belajar dan meraih prestasi berikutnya. Selama menunggu kepulangan, tetap jaga kesehatan,” ujarnya.

FOTO BERSAMA tim Pasibra asal bawean dengan wakil rakyat di gedung dewan.-Dok. DPRD Gresik-
Perhatian DPRD Gresik itu diwujudkan pula melalui pertemuan langsung dengan kedelapan pelajar. Didampingi anggota DPRD Gresik dari daerah pemilihan Bawean, Bustami Hazim, mereka bersilaturahmi dengan Syahrul di ruang Ketua DPRD Gresik, Rabu, 26 Agustus 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: