Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok, Tegaskan Rusia Mitra Penting Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu Vladimir Putin di Vladivostok dan menegaskan Rusia sebagai mitra penting Indonesia untuk memperkuat kerja sama strategis, perdagangan, energi, dan konektivitas.-Setpres-
Prabowo turut menyinggung posisi geografis kedua negara yang sama-sama memiliki kepentingan di kawasan Pasifik.
Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, kerja sama maritim dan konektivitas menjadi bagian penting dalam hubungan dengan Rusia.
BACA JUGA:Gus Yahya Berharap Prabowo Dua Periode, Kembali Buka Muktamar NU 2031 Sebagai Presiden
BACA JUGA:Prabowo Tagih Kartu Anggota NU ke Gus Yahya: Masih Utang Sama Saya
"Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita," kata Prabowo.
Sementara itu, Putin menyambut baik kedatangan Prabowo ke Vladivostok. Ia mengatakan pertemuan tersebut merupakan kali kedua dirinya bertemu dengan Presiden Indonesia.
"Ini kali kedua kita bertemu dan saya sangat senang. Hubungan pribadi kita mencerminkan sifat strategis dari hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia," ujar Putin.
Putin juga menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia-Pasifik.
Menurutnya, hubungan kedua negara telah dibangun melalui persahabatan selama bertahun-tahun.
BACA JUGA:Prabowo Tagih Kartu Anggota NU ke Gus Yahya: Masih Utang Sama Saya
"Indonesia merupakan salah satu mitra kunci bagi Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Kita telah menjalin hubungan persahabatan selama bertahun-tahun. Perdagangan antara kedua negara juga terus berkembang," katanya.
Dari sisi perdagangan, Putin menyebut nilai perdagangan Indonesia dan Rusia meningkat 12 persen pada tahun lalu.
Ia mengatakan Komisi Bersama Rusia-Indonesia yang menangani ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis juga terus bekerja memperkuat hubungan bilateral.
"Kami memberikan perhatian pada pengembangan kerja sama bilateral di bidang pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi, khususnya energi nuklir," ujar Putin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: