Alasan Bradley Barcola Pilih Tinggalkan PSG Demi Liverpool
Luis Enrique buka suara mengenai kepindahan Bradley Barcola ke Liverpool-@FabrizioRomano-X
HARIAN DISWAY - Pelatih kepala Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, akhirnya angkat bicara mengenai latar belakang pelepasan winger muda potensial, Bradley Barcola, ke Liverpool pada jendela transfer musim panas ini.
Berbicara dalam sesi konferensi pers resmi di Paris pada Jumat, 4 September 2026, Enrique mengakui bahwa alasan utama di balik kesepakatan mega transfer senilai 106 juta poundsterling atau setara Rp2,5 triliun.
Alasannya adalah murni karena ketidakmampuannya dalam memberikan jaminan menit bermain reguler yang dituntut oleh sang pemain di Parc des Princes.
"Barcola berkembang dengan sangat masif di Paris, dan dia juga membantu tim ini tumbuh luar biasa," puji Enrique secara terbuka lewat akun jurnalis terpercaya Fabrizio Romano di X.
BACA JUGA:Gabriel Martinelli Resmi Tinggalkan Arsenal, Diboyong Al-Hilal dengan Harga Rp1,4 Triliun
BACA JUGA:Makna di Balik Koleksi Tato Angka Marcus Rashford
"Namun, dia menginginkan waktu bermain lebih banyak daripada yang bisa saya garansikan untuknya.
Pada akhirnya, saya pikir semua pihak diuntungkan dengan transfer ini."Keputusan PSG melepas Barcola memang sempat memicu perdebatan sengit di kalangan Les Parisiens.

menurut Luis Enrique, alasan dibalik kepindahan Bradley Barcola ke Liverpool adalah murni karena masalah menit bermain-@FabrizioRomano-X
Winger berusia 23 tahun tersebut dipandang sebagai aset masa depan lini serang Prancis setelah kepergian sejumlah pilar senior dalam beberapa musim terakhir.
Namun, Enrique dikenal sebagai pelatih yang memegang teguh prinsip rotasi ketat. Di bawah kendalinya, tidak ada jaminan posisi starter bagi pemain yang enggan bersaing dalam sistem kolektif yang dinamis.
BACA JUGA:Estevao Galau Chelsea, Sulit Bersaing dalam Skema Xabi Alonso
BACA JUGA:Jamie Carragher Semprot Taktik Andoni Iraola di Liverpool
Di kubu seberang, Liverpool F.C. bergerak agresif untuk mengamankan tanda tangan sang pemain sebagai bagian dari proyek restrukturisasi taktis di bawah asuhan manajer anyar, Andoni Iraola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber