Modal Awal Paylater, Vivi Ambarwati Lulusan Akuntansi Unitomo Kini Punya Store dan 4 Karyawan
VIVI AMBARWATI merintis bisnis Funniest Outdoor sejak belum lulus kuliah. Dia kini resmi bergelar sarjana akuntansi dari Unitomo Surabaya. Bisnis yang bermula dari paylater mulai lancar, punya empat karyawan.--Humas Unitomo untuk Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Fenomena mahasiswa yang merintis usaha sebelum lulus kuliah makin marak di kota-kota besar. Namun, cerita keberanian memanfaatkan skema pembayaran digital demi modal awal bisnis masih terbilang langka.
Hal itu dibuktikan oleh Vivi Ambarwati, wisudawan S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya. Berbekal fasilitas paylater, dia membuktikan bahwa keterbatasan modal awal bukan halangan untuk membangun unit usaha yang kini beromzet stabil dan mempekerjakan empat karyawan.
Perjalanan bisnis perintis toko persewaan Funniest Outdoor tersebut berawal dari keberanian mengambil risiko pada 2023. Setelah sempat menjadi pekerja lepas sejak 2019, Vivi memanfaatkan fitur paylater untuk membeli deretan aset pertama bisnisnya, mulai dari tenda hingga tas carrier.
"Langkah awal modalnya nekat pakai paylater untuk beli perlengkapan outdoor. Dari situ pelan-pelan saya susun operasionalnya," ujar Vivi. Perjalanan tersebut tidak langsung berbuah manis. Dia sempat menghentikan seluruh operasional usahanya selama setahun akibat kendala pengelolaan.
BACA JUGA:Unitomo Friendship Run 2026 Meriahkan Dies Natalis ke-45, Ratusan Runners Ramaikan Lari 5K
BACA JUGA:Prof Sri Astutik Dikukuhkan sebagai Guru Besar Unitomo, Soroti Perlindungan Konsumen Bank Digital
Momentum kebangkitan justru lahir saat dia mengamati pertumbuhan pelaku usaha sejenis dan memutuskan merombak total strategi pemasaran. Memasuki 2026, Funniest Outdoor memanen hasil transformasi digitalnya.
Vivi memanfaatkan platform TikTok dan Instagram secara intensif untuk menjangkau pasar anak muda, serta mengoptimalkan Google Maps untuk mengarahkan pelanggan langsung ke gerai fisiknya di Surabaya.
Keberhasilan itu didorong oleh integrasi ilmu akuntansi dan pemahaman perpajakan yang ditimbanya di bangku kuliah. Latar belakang akademik membantunya merapikan pencatatan keuangan, mengalkulasi risiko, hingga menjaga kepatuhan usaha.
Kini, bisnis yang dirintis dari nol tersebut berhasil menjelma menjadi entitas usaha mandiri dengan gerai fisik serta kontribusi nyata dalam pembukaan lapangan kerja lokal.
BACA JUGA:Unitomo Surabaya Segera Buka Program Doktor Ilmu Hukum
Pengalaman Vivi menjadi potret baru generasi muda yang tidak lagi berorientasi mencari kerja setelah lulus, melainkan lihai memanfaatkan teknologi digital dan peluang finansial untuk menciptakan lapangan kerja baru. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: