Daftar 10 Gunung Api Paling Sering Erupsi 2026, Gunung Semeru Tempati Posisi Pertama

Daftar 10 Gunung Api Paling Sering Erupsi 2026, Gunung Semeru Tempati Posisi Pertama

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut masih rawan terhadap lontaran batu pijar.-Istimewa-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menempatkan Gunung Semeru di Jawa Timur sebagai gunung api paling aktif dan paling sering erupsi di Indonesia sepanjang periode 1 Januari hingga 7 September 2026 dengan rekor ledakan mencapai 1.811 kali.

Tingginya frekuensi erupsi ini tidak hanya berpusat di Pulau Jawa. Data pemantauan instrumen digital mencatat rentetan letusan hebat juga melanda wilayah Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga perairan Selat Sunda.

Secara akumulatif, terdapat 10 gunung api aktif di Indonesia yang bergejolak dan telah memuntahkan material vulkanis sebanyak 4.684 kali hanya dalam kurun waktu delapan bulan terakhir.

BACA JUGA:Update soal Sosok 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Liputan Anak Krakatau di Selat Sunda

BACA JUGA:Wartawan Hilang Kontak saat Liput Gunung Anak Krakatau, Bawa Speedboat di Perairan Selat Sunda

"Gunung Semeru memimpin daftar dengan lebih dari 1.800 kali erupsi, disusul oleh Gunung Ibu di posisi kedua dengan 1.501 kali erupsi, serta Gunung Lewotobi Laki-laki di peringkat ketiga yang mencatatkan 859 kali erupsi," rilis rangkuman berkala laporan kebencanaan nasional di Jakarta.

Semeru Teratas, Gunung Ibu Terus Lontarkan Kolom Abu

Gunung Semeru yang berdiri kokoh di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang secara konsisten memuntahkan asap kawah bertekanan sedang hingga kuat.

Pada pekan pertama September 2026, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih dilaporkan melontarkan hembusan abu pekat yang disertai dengan guguran lava pijar sejauh ribuan meter ke arah lereng.

Kendati erupsinya bertipe intermiten (putus-putus), akumulasi frekuensinya menjadi yang tertinggi di tanah air.

BACA JUGA:8 Bandara Kembali Beroperasi, BMKG Pastikan Negatif Abu Vulkanik Anak Krakatau

BACA JUGA:Anak Krakatau Erupsi Dua Kali Pagi Ini, BMKG: Abu Bergerak Menjauhi Daratan

Sementara itu di Maluku Utara, dinamika vulkanis ekstrem ditunjukkan oleh Gunung Ibu yang terletak di Pulau Halmahera. Sepanjang tahun 2026 hingga 7 September, gunung ini telah meletus sebanyak 1.501 kali.

Rentetan letusan intensif yang terjadi pada awal September. Bahkan berulang kali memuntahkan kolom abu vulkanis berwarna kelabu hingga hitam pekat setinggi ribuan meter ke angkasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: