Serda Ahmad Meninggal Dunia, Dugaan Kekerasan Bermula dari Pesanan Mi yang Salah

Serda Ahmad Meninggal Dunia, Dugaan Kekerasan Bermula dari Pesanan Mi yang Salah

Keluarga Ungkap Kronologi Dugaan Kekerasan yang Menimpa Serda Ahmad---Dok. Istimewa

MAGETAN, HARIAN DISWAY – Keluarga Serda Ahmad mengungkap dugaan kekerasan yang dialami putranya sebelum meninggal dunia. Persoalan tersebut disebut bermula dari hal sederhana, yakni kesalahan makanan yang dibeli untuk seorang senior.

Ayah Serda Ahmad, Toni Eko Prasetyo, mengatakan putranya saat itu diminta seorang senior membeli mi kuah. Namun, Serda Ahmad kembali membawa mi goreng.

Perbedaan pesanan itu kemudian diduga memicu kemarahan senior. Dari informasi yang diterima keluarga, persoalan tersebut berujung pada dugaan tindak kekerasan terhadap Serda Ahmad.

“Dari informasi yang saya dapat, anak saya disuruh membeli makanan yang tidak sesuai permintaan senior. Mintanya mi kuah namun diberikan mi goreng,” ungkap Toni dikutip disway.id, Minggu, 13 September 2026.

BACA JUGA:Kronologi KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Kondisi Kapal Sempat Dilaporkan Miring

BACA JUGA:Kapal Virgo Transport 8 Bawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Keluarga mendapat informasi bahwa dugaan penganiayaan terhadap Serda Ahmad terjadi dua kali. Kejadian pertama disebut berlangsung pada Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Beberapa jam kemudian, dugaan kekerasan kembali terjadi pada Kamis, 10 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Pada waktu yang berdekatan, Serda Ahmad dilaporkan meninggal dunia.

Rangkaian waktu tersebut kini menjadi bagian dari pemeriksaan untuk mengetahui kondisi Serda Ahmad sebelum meninggal.

BACA JUGA:Penyebab Meninggalnya Tim Curry Terungkap, Bintang It Kalah Oleh Penyakit Jantung

BACA JUGA:Gempa Flores Hari Kedelapan: 100 Meninggal Dunia dan 73 Ribu Rumah Rusak, Warga Masih Takut Gempa Susulan

Keluarga Awalnya Diberi Kabar Kecelakaan

Keluarga baru menerima kabar kematian Serda Ahmad sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, rekan Serda Ahmad menyampaikan bahwa korban meninggal akibat kecelakaan.

“Saya dapat info dihubungi atasannya dan temannya saat sudah meninggal pukul 03.00 WIB Kamis, 10 September 2026. Saya dihubungi temannya almarhum pukul 04.00 WIB,” jelas Toni.

Namun, keluarga kemudian memperoleh informasi berbeda dari rekan lainnya. Kematian Serda Ahmad disebut diduga berkaitan dengan penganiayaan oleh senior.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: disway