Khofifah Percepat Program Bedah Rumah di Jatim
Gubernur Khofifah siapkan desk untuk pantau program percepatan bedah rumah-Humas Pemprov Jatim-
“Desk ini akan berfungsi sebagai pusat koordinasi dan monitoring pelaksanaan program BSPS di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota,” ujar Khofifah.
Lokasi desk tersebut masih disesuaikan, apakah berada di Bappeda atau Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jatim.
Pemprov Jatim juga memperluas sosialisasi BSPS melalui berbagai kanal, termasuk media luar ruang. Koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten/kota akan dilakukan untuk memanfaatkan billboard dan media luar ruang yang tersedia.
BACA JUGA:Khofifah Luncurkan Pusat Riset Pesantren dan Diniyah Jatim
BACA JUGA:Khofifah Ajak Warga Jatim Jadikan Olahraga Budaya Hidup
Selain percepatan, ketepatan penerima bantuan menjadi perhatian. Khofifah mendorong penguatan verifikasi sejak awal untuk mencegah tumpang tindih data dan penerima bantuan ganda.
Pemprov Jatim akan mengoptimalkan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), termasuk melalui dukungan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang memenuhi persyaratan.
“Kami akan mencoba melakukan penguatan TPM dengan memaksimalkan dukungan dari Tagana dan TKSK yang sesuai verifikasi sebagai TPM. Saya rasa ini akan sangat membantu,” katanyi.
Khofifah menegaskan, keberhasilan program bedah rumah membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Penanganan RTLH, menurutnya, bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menyangkut kesehatan, keselamatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap dengan kolaborasi yang kuat ini, target percepatan bedah rumah dapat tercapai dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan di Jawa Timur,” ucapnyi.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: