Datangkan Alat Canggih dari Tiongkok, Targetkan Olah 2,1 Juta Kelapa per Hari

Datangkan Alat Canggih dari Tiongkok, Targetkan Olah 2,1 Juta Kelapa per Hari

Aktivitas pengolahan kelapa di PT Royal Agro Industri datangkan alat dari Tiongkok, kapasitas pengolahan kelapa PT RAI, PT RAI olah 2,1 juta kelapa per hari, industri hilirisasi kelapa Indonesia, pabrik pengolahan kelapa PT RAI, investasi industri kelapa --

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Hilirisasi industri kelapa Indonesia terus berkembang. PT Royal Agro Industri (RAI) mendatangkan peralatan produksi dari Tiongkok untuk meningkatkan kapasitas pengolahan kelapa di sejumlah pabriknya.

Dengan tambahan peralatan tersebut, PT RAI menargetkan kapasitas pengolahan lebih dari 2 juta butir kelapa per hari setelah seluruh fasilitas produksi beroperasi.

Saat ini, PT RAI menaungi tiga pabrik pengolahan kelapa. Yakni PT Dewa Agricoco Industri (DAI) di Halmahera, Maluku Utara; PT Tri Mustika Cocomanaesa di Manado, Sulawesi Utara; serta PT Samuda Coco Indonesia di Sampit, Kalimantan Tengah.

Perusahaan juga tengah membangun pabrik keempat di Riau dengan nama PT Garuda Coco Industri.

"Karena permintaan hasil pengolahan kelapa di dunia terus meningkat, saat ini kami sedang membangun satu pabrik lagi di Riau. Yakni, PT Garuda Coco Industri," kata CEO PT RAI Johanna (Anna) kepada wartawan, Rabu, 16 September 2026.

Peralatan produksi yang dibeli dari Beyond, Tiongkok, nantinya ditempatkan di pabrik Manado, Sampit, dan Riau. Untuk pabrik Manado dan Sampit yang sudah beroperasi, peralatan baru akan digunakan untuk menambah jalur produksi.

Sementara itu, peralatan di pabrik Riau akan dipasang sejak tahap awal produksi karena fasilitas tersebut masih dalam proses pembangunan.

"Tahun depan (2027), semua alat baru sudah bisa digunakan untuk produksi," tambah Anna.

Dengan penambahan peralatan tersebut, PT RAI akan memproduksi berbagai olahan kelapa, antara lain desiccated coconut low fat dan desiccated coconut high fat. Produk lain yang dihasilkan perusahaan meliputi santan, arang, cocofiber, cocopeat, crude coconut oil, dan sejumlah produk turunan kelapa lainnya.

BACA JUGA:Mengenal BAIC T1, Standar Baru EV Crossover dengan Kabin Luas dan Smart Technology

Kapasitas Pengolahan Tembus 2 Juta Kelapa

Ekspansi fasilitas produksi tersebut akan meningkatkan kapasitas pengolahan kelapa PT RAI di sejumlah daerah.

Pabrik di Riau ditargetkan mampu mengolah 1 juta butir kelapa per hari. Sementara pabrik Manado memiliki kapasitas 500 ribu butir per hari, Sampit 350 ribu butir per hari, dan pabrik di Maluku 250 ribu butir per hari.

Jika seluruh kapasitas tersebut dijumlahkan, PT RAI memiliki kemampuan mengolah sekitar 2,1 juta butir kelapa setiap hari.

"Artinya, PT RAI memiliki kapasitas untuk mengolah 2 juta lebih butir kelapa per hari," kata Anna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: