GSHEF 2026 Hadir Lagi, Momen Gali Informasi Lengkap Soal Studi Lanjut ke Jerman

GSHEF 2026 Hadir Lagi, Momen Gali Informasi Lengkap Soal Studi Lanjut ke Jerman

SUASANA pameran pendidikan German Study and Higher Education Fair (GSHEF) 2026 di Aloft by Marriott Surabaya Pakuwon City pada Sabtu, 19 September 2026.-Rachma Alifia-Harian Disway

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Melanjutkan studi ke Jerman masih menjadi impian banyak anak muda Surabaya. Itu terlihat dari tingginya kunjungan ke German Study and Higher Education Fair (GSHEF) 2026 di Aloft by Marriott Surabaya Pakuwon City pada Sabtu, 19 September 2026.

Asisten Program Bidang Seni dan Budaya Wisma Jerman Ranggi Arohmansani mengatakan bahwa GSHEF merupakan agenda tahunan. Pameran pendidikan Jerman itu rutin digelar sejak 2012, kecuali saat pandemi. Ketika itu, pameran berlangsung secara daring dan berubah hybrid sejak 2023.

"Demand-nya tinggi. Apalagi, bisa saya bilang bahwa belajar di Jerman itu adalah sebuah kelebihan," katanya kepada Harian Disway.

Tingginya pertanyaan tentang studi lanjut ke Jerman itulah yang membuat GSHEF tak pernah absen diselenggarakan. Dalam pameran itu, masyarakat umum berkesempatan memperoleh informasi lengkap tentang pilihan dan peluang pendidikan di Jerman.

BACA JUGA:Road to Seriale di Wisma Jerman Surabaya Jadi Ruang Diskusi, Refleksi, dan Kolaborasi

BACA JUGA:Gelar Open House 2026, Wisma Jerman Pamerkan Kekayaan Bahasa dan Budaya, Tanggalkan Stereotip

GSHEF 2026 menghadirkan 11 booth yang menyediakan beragam informasi. Pengunjung dapat mencari informasi mengenai beasiswa, persiapan studi S1, program S1 dan master. Juga, ausbildung atau program pelatihan kerja di Jerman.

Sejumlah institusi pendidikan juga hadir dalam pameran tersebut. Mereka memperkenalkan program-program baru yang menarik, termasuk jalur fast track. 


RANGGI AROHMANSANI, asisten program Bidang Seni dan Budaya Wisma Jerman, ditemui di sela German Study and Higher Education Fair (GSHEF) 2026 pada Sabtu, 19 September 2026. -Rachma Alifia-Harian Disway

Sebelum berkeliling ke booth yang meramaikan pameran, para pengunjung bisa lebih dulu menyimak presentasi. Bahkan, mereka bebas berkonsultasi langsung sampai detail. 

Informasi tentang beasiswa menjadi yang paling banyak ditanyakan Sabtu itu. Ranggi menjelaskan, meski mayoritas universitas negeri di Jerman tidak memungut biaya kuliah, calon mahasiswa tetap perlu mempertimbangkan biaya hidup selama berada di Jerman.

BACA JUGA:Open House Wisma Jerman, 50 Peserta Unjuk Kemampuan Mendongeng

BACA JUGA:Ngabuburit di Wisma Jerman Surabaya, Nonton Film Komedi Hello Again

"Informasi beasiswa memang selalu menjadi hal yang paling diminati," katanya. Beasiswa bisa meringankan biaya hidup sehari-hari selama menjadi mahasiswa di Jerman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: wisma jerman