Xi Jinping Mengetuk Pintu

Xi Jinping Mengetuk Pintu

ILUSTRASI Xi Mengetuk Pintu.-Arya/AI-Harian Disway-

Iran salah satunya. Perdagangan juga. Mineral kritis juga. Teknologi juga. Artinya, Taiwan memang berada di meja besar negosiasi. Namun, berada di atas meja tidak otomatis berarti sudah diperjualbelikan. Itu dua hal berbeda.

Pertanyaan Mahasiswa

Sebagai dosen di Bali, saya sering mendapatkan pertanyaan yang jauh lebih langsung. ”Pak, sebenarnya Amerika takut China atau China takut Amerika?”

Saya biasanya tersenyum. Mahasiswa memang luar biasa. Ratusan halaman teori hubungan internasional dapat dipadatkan menjadi satu pertanyaan sebelum jam makan siang.

Jawaban saya biasanya begini: Keduanya saling membutuhkan. Keduanya juga saling mencurigai. Tidak aneh. Politik internasional memang begitu.

Negara bisa membeli barang dari negara yang sedang dimata-matai. Bisa mengundang investor sambil memeriksa teknologinya. Bisa berjabat tangan sambil menghitung kapal perang.

Dalam kehidupan pribadi, itu mungkin terdengar seperti hubungan yang tidak sehat. Dalam hubungan internasional, namanya kepentingan nasional.

Barry Buzan membantu menjelaskan mengapa kita tidak boleh melihat keamanan hanya melalui tentara dan rudal. Keamanan juga ekonomi. Politik. Teknologi. Masyarakat.

Hari ini saya kira kita harus menambahkan satu lagi: data.

Pintu Samping

Sebab, ketika Trump dan Xi masuk melalui pintu depan diplomasi, kompetisi antara negara-negara besar tetap berjalan melalui banyak pintu lain.

Ada dunia intelijen. Ada spionase siber. Ada pencarian teknologi. Ada rantai pasok.

Peneliti ESET, misalnya, mengungkap aktivitas FamousSparrow, kelompok spionase siber yang dikaitkan dengan kepentingan Tiongkok dan menyasar sejumlah organisasi pemerintahan di Amerika Latin.

Di Korea Selatan ada pula kasus seorang remaja warga Tiongkok yang diperiksa setelah diduga mendengarkan komunikasi penerbangan menggunakan radio dan memiliki foto fasilitas militer.

Apakah ia mata-mata Beijing? Belum terbukti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: