Hilirisasi Riset dan Peran Strategis Kampus Vokasi
ILUSTRASI Hilirisasi Riset dan Peran Strategis Kampus Vokasi.-Arya/AI-Harian Disway-
Kampus tidak kehilangan fungsi akademiknya. Industri tidak kehilangan orientasi bisnisnya. Vokasi tidak kehilangan mandat pendidikan keterampilannya. Ketiganya justru saling menguatkan, dengan pemerintah sebagai perekatnya.
Pada akhirnya, hilirisasi bukan sekadar memindahkan hasil penelitian dari laboratorium ke pabrik. Hilirisasi adalah proses panjang mengubah pengetahuan menjadi teknologi. Teknologi menjadi produk. Produk menjadi bisnis. Bisnis menjadi nilai tambah bagi masyarakat.
Indonesia tidak kekurangan orang pintar. Tidak kekurangan penelitian. Tidak kekurangan sumber daya. Kita bahkan bersiap membeli teknologi dari luar negeri. Yang masih perlu diperkuat adalah jembatan di antara semuanya.
Dan mungkin, salah satu jembatan terpenting itu ada di kampus vokasi. Di sana pengetahuan tidak hanya dipelajari. Pengetahuan dikerjakan, diuji, diproduksi, dan akhirnya digunakan industri dan masyarakat. (*)
*) Dian Yulie Reindrawati adalah dekan Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: