Gadis Wajah Innocent Lakukan Pembunuhan Brutal di Gresik: Mitos Sosok Polos

Gadis Wajah Innocent Lakukan Pembunuhan Brutal di Gresik: Mitos Sosok Polos

ILUSTRASI Gadis Wajah Innocent Lakukan Pembunuhan Brutal di Gresik: Mitos Sosok Polos.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Buku itu juga membahas kekerasan dalam hubungan intim dan menunjukkan bahwa perempuan dapat menjadi agresor, termasuk terhadap pasangan. 

Pearson lebih ilmiah soal pelaku kejahatan perempuan: Ukuran tubuh, kecantikan, kelembutan wajah, atau kesan innocent tidak dapat dijadikan indikator yang sahih untuk menilai potensi seseorang melakukan kekerasan. 

Kapasitas kekerasan adalah persoalan perilaku, situasi, emosi, sejarah hubungan, konflik, dan berbagai faktor psikologis-sosial. Bukan karena bentuk rahang atau ukuran tubuh tertentu.

Teori Pearson terbukti di kasus pembunuhan Firdiansyah. Yang juga mengherankan paman korban.

Soal motif kecemburuan pelaku, polisi belum mengungkap detail. Tentunya siapa pun bisa cemburu. Pencemburu yang tidak mampu menguasai emosi bisa marah. Bisa sangat marah. Bisa juga bertindak brutal. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: