Tantangan Pemanfaatan AI dalam Pengembangan Pariwisata Indonesia

Tantangan Pemanfaatan AI dalam Pengembangan Pariwisata Indonesia

--

Rangkaian kegiatan berlanjut pada 17 Oktober melalui Special Conference: The Resilience of Indonesia Tourism di Wantilan Ballroom, Prama Sanur Beach, Sanur. Forum tersebut dijadwalkan dibuka oleh Hermawan Kartajaya, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Senator RI Irman Gusman.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dijadwalkan menyampaikan keynote speech. Agenda konferensi juga mencakup sesi khusus bersama Direktur Utama InJourney Maya Watono dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Konferensi tersebut menjadi salah satu ruang pembahasan mengenai ketahanan pariwisata Indonesia menghadapi dinamika global. Kolaborasi lintas sektor, penguatan promosi, serta kemampuan destinasi beradaptasi menjadi bagian penting dalam menjaga daya saing industri.

Pada hari terakhir, 18 Oktober 2026, peserta dijadwalkan mengikuti company visit ke Krisna Oleh-Oleh Khas Bali. Kunjungan ini akan membahas strategi manajemen usaha dan rantai pasok (supply chain) dalam pengembangan produk lokal bernilai tambah tinggi.

Melalui rangkaian tersebut, ITMW 2026 berupaya mempertemukan perspektif pemasaran, teknologi, pengelolaan bisnis, dan keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan pariwisata Indonesia.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: