Coventry Libas Newcastle 4-1, Frank Lampard Puji Semangat dan Kerja Keras The Sky Blues

Coventry Libas Newcastle 4-1, Frank Lampard Puji Semangat dan Kerja Keras The Sky Blues

Frank Lampard puji semangat juang skuad Coventry City usai sukses bantai Newcastle 4-1 dan keluar dari zona degradasi Premier League.--Getty Images

"Ada begitu banyak semangat dan energi dalam kelompok pemain ini. Kami tahu musim ini akan menuntut kami melewati banyak situasi sulit," tuturnya.

"Namun, kerja keras dan keyakinan para pemain membuat kami mendapatkan hasil yang pantas, termasuk melalui penyelesaian akhir yang bagus," lanjut gelandang legendaris Chelsea dan timnas Inggris tersebut.

Bagi Lampard, kemenangan atas Newcastle memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan. Ia bahkan menyebut penampilan anak asuhnya sebagai sebuah performa yang lengkap, karena mampu menunjukkan kualitas dalam berbagai aspek.

BACA JUGA:Wolves vs Coventry City 2-3: Ternyata Pelatih Coventry Mantan Pemain MU

BACA JUGA:Frank Lampard Dipecat Everton, Marcelo Bielsa Gantinya

Meski demikian, Lampard tidak ingin timnya larut dalam euforia. Ia mengingatkan bahwa satu kemenangan besar tidak boleh membuat para pemain kehilangan fokus terhadap target berikutnya.

"Kami harus tetap membumi dan tidak boleh terlena. Namun, ini tentu menjadi perasaan yang luar biasa bagi para pemain," tegas pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Cherif dan Mfuni Jadi Sorotan


Selebrasi Sidiki Cherif usai gandakan keunggulan Coventry atas Newcastle dalam laga Premier League 2026/2027 matchday ke-6, Selasa 13 Oktober 2026.-Chris Radburn-Reuters

Selain hasil akhir, penampilan dua pemain muda Coventry turut mencuri perhatian. Sidiki Cherif yang berusia 19 tahun dan Stephen Mfuni yang berusia 18 tahun sama-sama mencetak gol dalam pertandingan tersebut.

Itu kali pertama Coventry memiliki dua pencetak gol remaja dalam satu laga Premier League. Cherif tampil menonjol dalam kesempatan pertamanya menjadi starter di kompetisi tersebut.

BACA JUGA:Tottenham vs Newcastle 0-2, The Magpies Jebloskan Spurs ke Dasar Klasemen

BACA JUGA:Newcastle vs Liverpool 2-2, Dominik Szoboszlai Selamatkan The Reds di Menit 90+9

Ia memenangkan penalti yang dikonversi Rudoni menjadi gol pembuka, kemudian menggandakan keunggulan Coventry lewat penyelesaian apik pada awal babak kedua.

Catatan tersebut membuat Cherif menjadi pemain Coventry pertama sejak Lee Carsley pada Januari 2001 yang mampu mencetak gol sekaligus memenangkan penalti dalam satu pertandingan Premier League.

Lampard mengaku terkesan dengan sikap dan etos kerja penyerang muda tersebut. Menurutnya, Cherif memiliki keinginan kuat untuk belajar dan terus memperbaiki kemampuannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber