Startup China DexForce Latih Robot Humanoid di Dunia Virtual, Pangkas Biaya Pengembangan AI

Startup China DexForce Latih Robot Humanoid di Dunia Virtual, Pangkas Biaya Pengembangan AI

Pelatihan robot dengan menggunakan VR 3D.-DexForce-X

BACA JUGA:Produksi Robot Humanoid Tiongkok Diproyeksikan Tembus 100 Ribu Unit

BACA JUGA:Ketika Humanoid Makin Mirip Manusia, Babak Baru Robot Beremosi

Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa DexForce mempertimbangkan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di Hong Kong. Namun, Jia tidak memberikan komentar mengenai kemungkinan tersebut.

Teknologi DexForce Digunakan Produsen Global

Perangkat lunak DexForce telah digunakan dalam lingkungan industri oleh sejumlah perusahaan Tiongkok dan internasional. Termasuk Toyota, Samsung, Panasonic, Foxconn, Haier, dan Hisense.

Robot humanoid perusahaan tersebut juga digunakan untuk membuat kopi. Pun, melayani pelanggan di pusat perbelanjaan serta lokasi wisata di lebih dari 15 kota di Tiongkok.


Robot humanoid diuji di Pusat Inovasi Robotika Humanoid Beijing di Kawasan Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Beijing, 12 Juni 2026.-HE GUANXIN-China Daily

Perkembangan tersebut memperlihatkan upaya panjang DexForce. Prusahaan itu membawa robot humanoid dari tahap demonstrasi menuju penggunaan komersial.

BACA JUGA:NVIDIA Isaac GR00T Resmi Diperkenalkan, Platform Robot Humanoid AI dengan GPU Blackwell

BACA JUGA:SIER Angkat Kupu-Kupu Robotik Karya Mahasiswa ITS

Namun, kemampuan beroperasi secara konsisten di berbagai kondisi tetap menjadi ujian penting. Itu yang perlu diperhatikan sebelum teknologi itu dapat diterapkan secara lebih luas.

Persaingan industri robot humanoid Tiongkok kini tidak hanya berpusat pada kemampuan perangkat keras. Tetapi juga pada kecerdasan perangkat lunak dan efisiensi pelatihan.

Jika simulasi virtual mampu meningkatkan keterampilan robot dengan biaya lebih rendah, pendekatan itu berpotensi menjadi salah satu fondasi penting. Terutama bagi perkembangan AI fisik di masa mendatang. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Polinema.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: