Man United Ditabok Como 1-4, Ini 3 Masalah yang Buat Michael Carrick Terancam

Man United Ditabok Como 1-4, Ini 3 Masalah yang Buat Michael Carrick Terancam

Manchester United dibantai Como 1-4 dan perpanjang tren buruk, membuat posisi Michael Carrick semakin terancam.-Piero Cruciatti-Getty Images

Masalah Manchester United bukan sekadar buruknya penyelesaian akhir. Sepanjang pertandingan, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya untuk mengancam gawang Como.

Pada babak pertama, United tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Mereka hanya membukukan enam sentuhan di kotak penalti lawan.

BACA JUGA:Carrick Didesak Ubah Taktik, Cunha Dinilai Tak Maksimal sebagai Nomor 9

BACA JUGA:Usai Insiden Lisandro Martinez, Carrick Isyaratkan Man United Aktif di Bursa Transfer Januari

Matheus Cunha nyaris tidak memberikan kontribusi berarti, Bryan Mbeumo kesulitan menemukan ruang, sementara Bruno Fernandes gagal menghidupkan permainan.

Masuknya Amad Diallo dan Joshua Zirkzee pada babak kedua sedikit mengubah situasi. Namun, United tetap kesulitan menembus pertahanan tuan rumah dan hampir tidak menciptakan peluang yang benar-benar menjanjikan.

Zirkzee akhirnya mencetak gol pada menit ke-91. Gol tersebut tercipta ketika para pemain Como menghentikan permainan karena mengira sang penyerang berada dalam posisi offside.

Hingga pertandingan berakhir, United hanya menghasilkan empat tembakan tepat sasaran dan menciptakan satu peluang besar. Catatan ini menggambarkan betapa tumpulnya lini serang mereka.

BACA JUGA:Man United Kalah dari Atletico, Lisandro Martinez Senggol Manajemen

BACA JUGA:Rating Pemain Man United yang Takluk 0-2 Pada Atletico: Semua Lini Amburadul


Ekspresi kekecewaan pelatih Manchester United, Michael Carrick (kanan), usai timnya mengalami kekalahan dalam laga kontra Como. Kamis, 22 Oktober 2026.-Marco Luzzani-Getty Images

Kekalahan dari Como memperpanjang catatan tanpa kemenangan Manchester United menjadi tujuh pertandingan di seluruh kompetisi. Situasi ini membuat tekanan terhadap Michael Carrick semakin besar.

Menjelang pertandingan, Carrick mengaku masih mendapat dukungan dari petinggi klub. Namun, ia juga menyadari pentingnya hasil positif untuk memperbaiki keadaan.

"Saya tahu kami harus memenangkan pertandingan agar semuanya bisa berjalan lancar dan kembali pada tempatnya," ujar Carrick. Kini, pernyataan tersebut menjadi tantangan yang harus segera dijawab.

Situasi United menunjukkan bahwa masalah klub bukan hanya soal taktik. Melainkan juga mentalitas dan intensitas permainan. Carrick perlu menemukan solusi agar timnya kembali kompetitif. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: sport illustrated