Jelang Lawan Udinese, Ruben Amorim Pusing Rotasi AC Milan

Jelang Lawan Udinese, Ruben Amorim Pusing Rotasi AC Milan

Aksi winger AC Milan, Diego Moreira (kanan), ketika melewati kawalan bek Lecce, Jamil Siebert (kiri).-Marco Luzzani-Getty Images

Namun, Amorim perlu mempertimbangkan kondisinya sebelum memutuskan apakah sang striker bisa langsung kembali menjadi starter. Jika Ramos belum siap bermain penuh, Francesco Camarda berpeluang mendapatkan kesempatan, 

Salah satu persoalan yang menarik perhatian Amorim adalah posisi Diego Moreira. Pemain asal Belgia tersebut kembali ditempatkan di sisi kanan ketika Milan menghadapi Bournemouth, tetapi gagal memberikan dampak signifikan.

Sebaliknya, Moreira terlihat lebih efektif ketika dimainkan di sisi kiri. Ia berkontribusi melalui gol saat menghadapi Lazio dan Lecce, serta mencatatkan assist ketika Milan bertemu Atalanta.

BACA JUGA:Jules Kounde Masuk Radar AC Milan, Chelsea dan Bayern Munchen Ikut Memantau

BACA JUGA:Evaluasi Kemenangan AC Milan Atas Atalanta: Identitas Amorim Mulai Terbentuk, Masalah Fisik Mengintai

Cedera Chukwueze membuat Amorim memiliki pilihan terbatas untuk sektor sayap. Omari Hutchinson belum sepenuhnya cocok untuk mengisi peran tersebut, sehingga pelatih berusia 41 tahun itu berpotensi kembali melakukan eksperimen taktik.

Sepanjang musim ini, Amorim memang beberapa kali mengubah pendekatan permainan Milan. Setelah kalah dari Benfica, ia melakukan perombakan dengan menerapkan formasi empat bek dan memberikan kesempatan kepada Christian Pulisic sebagai starter.

Skema 4-3-3 kemudian digunakan untuk mengakomodasi rotasi pemain sekaligus melindungi Luka Modric dari beban bermain berlebihan. Pendekatan tersebut berjalan efektif saat Milan menang 4-0 atas Salzburg.

Formasi serupa kembali digunakan ketika menghadapi Atalanta dan berujung kemenangan 3-2. Namun, strategi itu tidak memberikan hasil yang sama saat melawan Bournemouth, meski hanya terdapat tiga perubahan pemain dibandingkan pertandingan sebelumnya.

BACA JUGA:AC Milan vs Atalanta 3-2: Rossoneri Nyaris Kehilangan 3 Poin di Kandang

BACA JUGA:Benarkah Fans Serie A Itu Tua-Tua? Cinta AC Milan dari Rental PS


Aksi bek AC Milan, Strahinja Pavlovic (kanan), ketika berusaha menghindari kawalan bek Lecce, Kialonda Gaspar (kiri). Senin, 21 September 2026.-Marco Luzzani-Getty Images

Selain persoalan formasi, Amorim juga perlu menemukan posisi terbaik bagi beberapa pemainnya. Fikayo Tomori, misalnya, kembali mendapatkan kesempatan bermain setelah memulihkan kebugarannya. Namun, masih muncul pertanyaan mengenai kemampuannya menjalankan peran sebagai bek sayap.

Strahinja Pavlovic dan Koni De Winter juga perlu menunjukkan konsistensi ketika dimainkan dalam skema tiga bek. Sementara itu, Ardon Jashari masih harus membuktikan bahwa ia bisa memberikan kontribusi lebih dari sekadar pelapis Modric.

Situasi serupa dialami Ruben Loftus-Cheek. Ia beberapa kali ditempatkan sebagai gelandang serang maupun pemain sayap, tetapi belum menemukan peran yang benar-benar sesuai dengan karakteristiknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: La Gazzetta dello Sport