Xiaomi Kembangkan Tangan Robotik dengan 26 Motor dan 1.500 Sensor Sentuh

Xiaomi Kembangkan Tangan Robotik dengan 26 Motor dan 1.500 Sensor Sentuh

Ilustrasi tangan robotik bionik yang sedang dikembangkan Xiaomi. Tangan robotik tersebut memiliki kontrol presisi. Baik untuk menggenggam dan memegang benda.-Xiaomi-ximitime.com

Xiaomi juga mengoptimalkan sistem pendinginan. Gunanya untuk menjaga kestabilan kinerja tangan robotik selama digunakan dalam aktivitas industri.

Pada bagian sensor, Xiaomi membekali tangan robotik tersebut dengan 1.500 sensor sentuh beresolusi tinggi. Semuanya tersebar di seluruh permukaan tangan.

Resolusi spasialnya mencapai 1 milimeter pada persendian jari, bantalan jari, dan pangkal jari, serta 2 milimeter pada bagian telapak tangan.


Xiaomi membekali tangan robotik dengan 1.500 sensor sentuh beresolusi tinggi. -Xiaomi-ximitime.com

BACA JUGA:Robot AI Figure F.02 Dipensiunkan dengan Cara ala Terminator, Dilelehkan di Tungku Baja

BACA JUGA:Robot Bawah Air dan Masa Depan Kemandirian Maritim Indonesia

Susunan sensor dengan kepadatan tinggi itu memungkinkan perangkat menerima umpan balik sentuhan secara terperinci.

Teknologi tersebut juga mendukung pengumpulan data yang meniru cara tangan manusia merasakan benda. Sehingga dapat digunakan untuk menganalisis dan menyimulasikan proses menggenggam.

Pengembangan perangkat itu turut melibatkan pembuatan aset digital berdasarkan peralatan dan komponen yang benar-benar digunakan di pabrik.

Xiaomi memanfaatkan aset tersebut untuk menjalankan simulasi genggaman dari berbagai sudut. Guna menguji ketangkasan dan keandalan tangan robotik ketika menangani beragam objek industri.

BACA JUGA:HyperOS 4 Bawa Bahasa Eropa ke Xiaomi Chinese ROM

BACA JUGA:Xiaomi Perkenalkan Chip Xring O3 untuk Perangkat Flagship

Selain mengutamakan presisi, Xiaomi mempertahankan desain modular yang memudahkan perawatan. Pendekatan itu melanjutkan pengembangan teknologi sarung tangan sensor sentuh. Yang sebelumnya dikerjakan perusahaan tersebut.

Desain modular memungkinkan sensor diganti sesuai kebutuhan. Serta mendukung peningkatan teknologi secara berkelanjutan.

Sistem itu juga memfasilitasi analisis data sentuhan secara terperinci berdasarkan anatomi tangan manusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: ximitime.com