MilkLife Kickers Petik Pelajaran Berharga di Hari Pertama Singa Cup 2026
Pelatih MilkLife Kickers, Timo Scheunemann, ketika memimpin para pemain pemanasan jelang menghadapi South Coast Baptist College, di The Arena, Woodleigh, Singapura. -Dok. MilkLife Strikers -
HARIAN DISWAY - Skuad MilkLife Kickers mendapatkan pelajaran berharga pada hari pertama kiprah mereka di ajang Singa Cup 2026 yang berlangsung di The Arena, Woodleigh, Singapura, Kamis, 5 November 2026. Dari dua pertandingan yang dijalani, tim asuhan pelatih Timo Scheunemann sukses mengamankan satu kemenangan serta menelan satu kekalahan tipis. Kemenangan perdana berhasil diraih saat menghadapi wakil Australia, South Coast Baptist College, dengan skor meyakinkan 13-0, sementara laga kedua berakhir dengan kekalahan 0-1 dari tuan rumah Lion City Sailors.
Pada pertandingan pembuka, penampilan gemilang ditunjukkan oleh Albianca Raula dan Garneta F. Imelda yang sama-sama memborong hat-trick. Garneta mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-10, 12, dan 31, sedangkan Albianca menyusul lewat gol pada menit ke-14, 15, dan 28. Selain itu, Anisa T. Sholica turut menyumbangkan dua gol melalui aksi brace pada menit ke-18 dan 46.
Lima gol tambahan bagi kemenangan telak skuad Merah Putih disumbangkan oleh Askara S. Fahilah pada menit ke-37, Rere Z. Farza menit ke-41, Ananda N. D. Berlian menit ke-43, Riyanti S. Suryani menit ke-44, serta Giada Soebianto pada menit ke-45.
Berbeda dengan laga pertama, duel kedua melawan Lion City Sailors berjalan jauh lebih ketat dengan intensitas perebutan bola yang tinggi di berbagai lini. Disiplin lini pertahanan wakil tuan rumah membuat MilkLife Kickers sempat mengalami kesulitan untuk mengembangkan pola permainan terbaiknya.
BACA JUGA:MilkLife Strikers Juara Singa Cup 2026 Usai Kalahkan Selangor FC Academy
Tuan rumah akhirnya memastikan kemenangan tipis 1-0 setelah Madeliene mencetak gol penentu pada menit ke-23 usai memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri pertahanan MilkLife Kickers.
Pelatih MilkLife Kickers, Timo Scheunemann, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya sepanjang hari pertama kompetisi. Menurutnya, para pemain mampu menunjukkan adaptasi yang cepat terhadap skema permainan 11 lawan 11 meskipun sebelumnya terbiasa bermain dengan format 7 lawan 7 atau 9 lawan 9 di tanah air.
“Saya lihat mereka bisa dengan cepat beradaptasi dengan skema 11 lawan 11. Di MilkLife Soccer Challenge, mereka terbiasa bermain 7 lawan 7 pada fase regional dan 9 lawan 9 di tahap All-Stars. Para pemain juga berhasil menjalankan instruksi yang saya berikan, yakni membangun serangan melalui kombinasi umpan. Hal lain yang harus saya apresiasi adalah mereka bertanding menghadapi lawan-lawan yang usianya dua tahun di atas mereka. Jadi, ini bagus untuk latihan mental para pemain,” ungkap Timo.
Senada dengan sang pelatih, salah satu pemain MilkLife Kickers, Janeeta Alodya, mengaku senang bisa merasakan atmosfer pertandingan internasional menghadapi tim-tim tangguh dari luar negeri. Ia menilai pengalaman tersebut sangat berharga untuk mengevaluasi kekurangan tim guna menghadapi laga-laga selanjutnya di grup.
Garnetta Falentina Imelda, berjibaku dengan pemain Lion City Sailors pada turnamen Singa Cup 2026 yang digelar di The Arena, Woogleigh, Singapura.-Dok. MilkLife Strikers -
“Sebetulnya permainan kami sudah bagus hari ini. Tetapi memang ada beberapa hal yang masih harus diperbaiki. Hari ini cukup menantang, terutama pertandingan kedua melawan tim tuan rumah, Lion City Sailors. Mereka lawan yang bagus. Permainan mereka cukup terorganisir, baik ketika bertahan maupun menyerang. Itu keunggulan mereka hari ini. Untuk pertandingan selanjutnya, kami akan memperbaiki komunikasi antarlini supaya bisa meningkatkan kekompakan,” ucap pemain yang akrab disapa Anet tersebut.
Sementara itu, Program Director MilkLife Soccer sekaligus perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Teddy Tjahjono, turut mengapresiasi progres positif yang ditunjukkan oleh para pemain muda binaannya. Keikutsertaan di Singa Cup 2026 merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memberikan jam terbang internasional bagi talenta-talenta terbaik hasil ajang MilkLife Soccer Challenge.
“Sama seperti yang kami lakukan kemarin bersama MilkLife Strikers di kategori U12, keikutsertaan MilkLife Kickers juga merupakan wujud upaya kami memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada para pemain terbaik dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Tujuannya sederhana, kami ingin memastikan jenjang pembinaan ini terus berjalan di setiap tingkatan kelompok umur. Hari ini, para pemain mendapatkan pengalaman berharga dengan menghadapi tim asal Australia dan Singapura. Melihat penampilan mereka hari ini, saya optimistis para pemain akan terus berkembang ke arah yang lebih baik,” pungkas Teddy. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: