Manulife Indonesia kembali memperluas jangkauan layanannya dengan meresmikan kantor pemasaran mandiri (General Agency) WE AGENCY di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan. Kehadiran kantor baru ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk mendekatkan akses proteksi dan perencanaan keuangan kepada masyarakat urban, khususnya di wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi.
Pembukaan GA WE AGENCY juga sejalan dengan meningkatnya literasi asuransi nasional yang telah mencapai 76,25 persen pada 2024. Namun, tingkat inklusi yang masih di angka 12,21 persen menunjukkan adanya celah besar antara pemahaman dan kepemilikan produk asuransi. Jakarta Selatan, dengan mayoritas penduduk usia produktif, dinilai memiliki potensi kuat sebagai pusat edukasi dan konsultasi keuangan yang berkelanjutan.
Ki–ka: Banie Alman, Chief Agency Officer (CAO) General Agency Manulife Indonesia; Stefanus Jerry Widjaja, SBP (Co-Founder GA WE Agency); Yogie Soedira, SBP (Founder GA WE Agency); William S. Soetrisno, General Manager Agency Manulife Indonesia; Nurwahidah, SBP (Co-Founder GA WE Agency); serta Shafira Bawazier, Direktur Distribusi Manulife Syariah Indonesia.
Manulife Indonesia didukung lebih dari 16.000 tenaga pemasar profesional di seluruh Indonesia, dengan Jakarta sebagai kontributor utama kinerja penjualan. Hingga Oktober 2025, perusahaan telah membayarkan klaim Rp6,6 triliun dan melindungi sekitar 2 juta nasabah, termasuk di wilayah JABODETABEK.