Tiga Ribu Atlet Siap Meriahkan Pomprov Jatim II 2023

Sabtu 08-07-2023,17:35 WIB
Reporter : Rachmaddani Rizki Saputra
Editor : Taufiqur Rahman

SURABAYA, DISWAY.ID – Hingga hari terakhir pendaftaran pada Jumat, 7 juli kemarin, sebanyak 3.297 atlet terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Jawa Timur (Pomprov Jatim) II di Jember.

Event olahraga yang berada di bawah naungan Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Jawa Timur itu menurut sang ketua umum, Madlazim, bukan hanya sebagai ajang mengejar prestasi belaka.

Lebih dari itu, kata Madlazim, kegiatan ini berfokus untuk memotivasi mahasiswa khususnya yang berada di seluruh perguruan tinggi di Jawa Timur untuk mengembangkan diri di bidang olahraga serta mengukur kualitas mahasiswa dalam sebuah kompetisi.

BACA JUGA:Mulai 6 Hingga 30 Juni 2023, Simak Syarat Pendaftaran dan Jadwal Pomprov Jatim 2023

Ia sadar bahwa banyak mahasiswa yang berprestasi di kancah nasional hingga meraih kejurnas, namun tidak didukung atau bahkan tidak diwadahi oleh pihak kampus sehingga bakatnya kurang berkembang.

Adapun alasan Madlazim dan jajarannya menunjuk Jember sebagai venue dari Pomprov tahun ini dengan alasan kesiapan.

Kesiapan itu meliputi teknis yang ada di lapangan, seluruh sarpras yang disediakan tidak dipungut biaya. Pemkab Jember sendiri mendukung penuh ajang bergengsi se-Jatim tersebut.

BACA JUGA:Pomprov Jatim 2023 Pertemukan Kampus se-Jatim, Ada Cabor Atletik Hingga E-Sport

“Gubernur Jatim Bu Khofifah, para rektor, dan para walikota se-Jatim akan hadir pada pembukaan 15 Juli mendatang di alun-alun kota” ujar Ketua Bapomi Jatim saat diwawancara Disway di gedung rektorat Unesa.

Sementara itu ketua pelaksana Pomprov Jatim II saat dihubungi Disway via pesan singkat mengungkapkan betapa campur aduknya perasaan ketika menjelang hari penutupan pendaftaran para peserta Pomprov masih berada di bawah angka 2000-an.

“Kami benar-benar deg-degan kemarin, karena di tahun ini kami berencana melampaui kuota 2000 atlet, alhamdulillah pada menit-menit penutupan pendaftaran pesertanya tiba-tiba saja membludak hingga tiga ribu lebih,” ujar Cahyo Dwi Kartiko.

Dengan demikian, selain dari pretasi dan raihan medali, Cahyo menambahkan bahwa output yang diharapkan dari pagelaran ini adalah para mahasiswa akhirnya memiliki wadah yang legal dan jelas untuk mengembangkan kualitas diri di bidang olahraga.

Selain itu, ajang olahraga se-Jatim ini mengajarkan bahwa hidup merupakan kompetisi yang terus berlanjut hingga kapanpun.( Rachmaddani Rizki Saputra)

Kategori :