Cheng Yu Pilihan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo Budi Basuki: Jian Ting Ze Ming

Cheng Yu Pilihan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo Budi Basuki: Jian Ting Ze Ming

BUDI BASUKI, kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, memegang prinsip jian ting ze ming. Dengan mendengarkan masukan dari pelbagai pihak, akan membuat kita menjadi lebih jernih dan bijaksana dalam bertindak.--Dokumentasi Pribadi

HARIAN DISWAY - Prinsip hidup Budi Basuki simpel. Yakni berbuat baik dan memberi manfaat bagi sebanyak mungkin orang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo itu terus memegang dan menjadikan moto tersebut sebagai acuan dalam bermasyarakat --termasuk saat ia turun ke lapangan untuk menata area parkir di Alun-Alun Sidoarjo yang selama ini kerap memicu persoalan. 

Caranya, Budi mendatangi satu per satu pihak terkait dengan membawa iktikad baik. Ia lakukan diskusi untuk mewujudkan hal yang bermanfaat tadi. "Bermanfaat bagi juru parkir, masyarakat, pemerintah, dan semuanya," ujarnya.

Tentu tidak mudah. Sebab, ruang publik tak ubahnya sinonim dari ruang kepentingan. Beragam kebutuhan tumplek menjadi satu di sana.

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Content Creator-Mahasiswa Chaoyang University Taiwan Arroyan Pram: Ge Shou Qi Fen

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Founder dan CEO agendakota.id Syamsul Qomar: Tuo Ying Er Chu

Area parkir alun-alun yang bagi kebanyakan orang tampak sebagai persoalan teknis, misalnya, sebenarnya adalah simpul sosial yang sensitif nan ruwet. Pasalnya, pelaku ekonomi kecil, kenyamanan warga, ketertiban kota, dan legitimasi pemerintah, bertemu --bahkan bersitegang-- di situ.

Makanya, pendekatan yang seyogianya dipilih pemerintah mestilah pendekatan yang paling bisa banyak dipahami dan diterima masyarakat. Bukan yang cepat terealisasi namun dengan unjuk kekuatan. 

Budi memilih yang disebut belakangan: merendahkan ego kekuasaan dengan berdialog bersama para pihak berkepentingan. Ia membuka ruang bagi juru parkir untuk menyampaikan kekhawatiran mereka, bagi masyarakat untuk mengutarakan ketidaknyamanan mereka, dan bagi pemerintah untuk menjelaskan tujuan besar yang ingin dicapai mereka.

Lantas terciptalah apa yang dibilang pepatah Mandarin, "兼听则明" (jiān tīng zé míng): dengan mendengarkan masukan dari pelbagai pihak, akan membuat kita menjadi lebih jernih dan bijaksana dalam bertindak. (*)

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Inovator dan Inisiator Mobil Listrik Indonesia Dasep Ahmadi: An Zhi Ruo Ming

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Sekjen Kemenag-Ketua Umum PP ISNU Prof. Dr. Kamaruddin Amin: Feng Nian Yu Huang Nian Gu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: