Cheng Yu Pilihan Rektor Universitas Patria Artha Makassar Bastian Lubis: Ku Jin Gan Lai

Kamis 25-04-2024,01:19 WIB
Reporter : Novi Basuki & Anna Quan Wong
Editor : Heti Palestina Yunani

HARIAN DISWAY - OLEH ayat 6 surat Al-Insyirah, kita diberi tahu bahwa bersamaan dengan kesulitan ada kemudahan. Inna ma'al 'usri yusraa. Makanya, oleh ayat 40 surat At-Taubah, kita diminta untuk tak usah risau dan bersedih, sebab Tuhan akan selalu bersama kita. Laa tahzan, innallaaha ma'anaa. 

Apalagi, ayat 286 surat Al-Baqarah juga ikut menenangkan kita kalau Tuhan tidak akan membebani seseorang di luar kemampuannya.

Laa yukallifullahu nafsan illa wus'ahaa. Berarti, besar kemungkinan, setiap permasalahan akan ada jalan keluarnya. Meminjam istilah R. A. Kartini, "Habis gelap, terbitlah terang".

BACA JUGA: Cheng Yu Pilihan Konsultan Pendidikan Intact Base Taiwan-Surabaya Nia Istiana Dewi: Wei Yu Chou Mou

Masalahnya, pitutur luhur Tiongkok mengingatkan kita, "天上不会掉馅饼" (tiān shàng bù huì diào xiàn bǐng): langit tak akan menurunkan langsung kue pia.

Dalam artian, kendati Tuhan mahapengasih dan mahapenyayang, tapi agaknya Ia tidak akan berkenan juga untuk ujug-ujug menolong hamba-Nya yang bermalas-malasan saja kerjaannya. 

Pasalnya, jelas-jelas ada warning dalam ayat 11 surat Ar-ra’d bahwasanya Tuhan tak akan mengubah nasib kita sampai kita sendiri yang mengubahnya. Innallah laa yughayyiru maa biqaumin, hataa yughayyiru maa bi'anfusihim.

BACA JUGA: Cheng Yu Pilihan Konsultan Pendidikan Intact Base Taiwan-Surabaya Nia Istiana Dewi: Wei Yu Chou Mou

Kalau begitu, artinya kita disuruh untuk tidak cengeng, melulu berharap belas kasih Tuhan. Kita didorong untuk terlebih dahulu berusaha ekstra dan pantang menyerah dalam mencari solusi atas problem-problem yang dihadapi kita, sebelum akhirnya memasrahkan hasilnya kepada Yang Mahakuasa.

"Jadi, sesulit dan seberat apa pun masalah yang kita hadapi, harus sesegera mungkin diselesaikan dengan tuntas. Jangan pernah sampai dihindari. Karena semua persoalan pasti ada jalan keluarnya. Badai pasti berlalu," kata Bastian Lubis, rektor Universitas Patria Artha, Makassar.

BACA JUGA: Cheng Yu Pilihan Penerjemah Teknik di Fichtner Consulting Indra Setya Ridfan: Ji Ye Cheng Qiu

Ya, "苦尽甘来" (kǔ jìn gān lái): sehabis pahit datanglah manis. Tetapi, tetap ada syaratnya. Yakni, seperti yang ribuan tahun silam dituliskan kitab I Ching, "天道酬勤" (tiān dào chóu qín): Tuhan akan mewujudkan cita-cita manusia yang ulet berusaha. (*)

Kategori :