Colapinto terjun di dunia balap sejak berusia 9 tahun. Dimulai dari karting. Ia memenangkan kelas pra-junior dalam Kejuaraan Argentina 2016, lalu menjuarai kelas Sudam pada 2018 (kelas Sudam).
Colapinto pindah ke Italia sendirian ketika berumur 14 tahun untuk mengejar karier balapnya. Colapinto memenangkan medali emas di Youth Summer Olympics 2018, bekerja sama dengan María García Puig.
Colapinto melakukan debut profesional pada 2018. Ia terjun di babak final Kejuaraan F4 Spanyol dengan tim Drivex School. Debut itu sukses luar biasa, karena ia finis kedua di balapan ketiga dan meraih kemenangan di balapan terakhir.
Di dunia F1, nama Colapinto mulai dikenal pada 2024. Tepatnya saat ia direkrut tim Williams F1 untuk menggantikan Logan Sargeant di Grand Prix Italia.
BACA JUGA:Menanti Formula 1 2025, Enam Pembalap Baru dan Hamilton ke Ferrari
BACA JUGA:Dari Mercedes ke Ferrari: Perjalanan Baru Lewis Hamilton di F1 2025
Franco Colapinto gabung Alpine F1 sebagai pembalap cadangan. Foto: Colapinto waktu berlaga di F4 Spanyol pada 2019.-Speedweek-
Pada debut di sirkus jet darat itu, ia langsung mencapai sesi Q3 dan mencetak poin pada balapan kedua di Grand Prix Azerbaijan. Penampilannya menarik perhatian publik, meskipun ia belum mendapatkan kursi tetap untuk musim 2025.
Sebagai pembalap F2 2024 dengan catatan 96 poin dari sembilan seri, Colapinto menunjukkan performa menjanjikan. Hal itu membuat Alpine F1 tertarik dan akhirnya mengamankan jasanya.
Alpine F1 Puas dengan Perekrutan Colapinto
Flavio Briatore, Penasihat Eksekutif BWT Alpine F1, menyebut Colapinto sebagai salah satu talenta muda terbaik di dunia balap motor.
"Penampilannya di Formula 1 tahun lalu sangat mengesankan untuk seorang pembalap pemula. Kami senang memiliki banyak opsi pembalap muda untuk masa depan tim," kata Briatore.
BACA JUGA:Liam Lawson dan Isack Hadjar, Masa Depan Baru Tim Red Bull F1
BACA JUGA:Christian Horner Isyaratkan Perubahan Besar di Red Bull Musim 2025
Sementara itu, James Vowles, bos tim Williams F1, mendukung keputusan ini. Ia menilai kesepakatan dengan Alpine adalah langkah terbaik bagi masa depan Colapinto.
Colapinto kini memiliki peluang untuk mengikuti jejak sukses Jack Doohan, pembalap tetap Alpine F1 yang sebelumnya berperan sebagai pembalap cadangan.
Kans untuk Colapinto tampil di balapan resmi F1 kini hanya menunggu waktu, seiring dengan meningkatnya kolaborasi antara tim Alpine dan Williams F1.