Vatikan Update Kondisi Paus Fransiskus, Sudah Membaik dan Bisa Beraktivitas di Rumah Sakit

Rabu 26-02-2025,05:56 WIB
Reporter : Shabrina Wa Zakiah*
Editor : Gunawan Sutanto

HARIAN DISWAY - Vatikan menyatakan bahwa kondisi Paus Fransiskus yang sebelumnya kritis akibat pneumonia di kedua paru-parunya mulai membaik. 

Pada Senin, 24 Februari 2025, AFP (Agence France-Presse) melaporkan bahwa Paus sudah tidak mengalami serangan asma, dan beberapa hasil tes laboratorium menunjukkan perkembangan yang positif .

"Hari ini tidak ada serangan asma, beberapa hasil tes laboratorium telah membaik, Paus juga sempat beraktivitas di sore hari setelah menerima Ekaristi di pagi harinya," ungkap Vatikan yang dilansir dari AFP. 

Meskipun masih dirawat di Rumah Sakit Gemelli di Roma sejak 14 Februari 2025, kondisi Paus dilaporkan sudah stabil setelah sempat mengalami kondisi kritis. 

Oksigen yang diberikan mulai dikurangi sedikit, tetapi dokter belum bisa memastikan kapan ia akan pulih sepenuhnya. 

"Pengobatan yang diberikan membutuhkan waktu untuk bekerja, beliau diperkirakan akan tetap di rumah sakit setidaknya selama seminggu penuh," kata tim medis Paus yang dilaporkan dari AFP

BACA JUGA:Paus Fransiskus Sakit Parah, Siapa Saja Kandidat yang Berpotensi Menjadi Penggantinya?

Vatikan pertama kali mengumumkan pada Sabtu bahwa kondisi Paus kritis akibat krisis asma yang berkepanjangan. 

Pada Minggu, tes darah menunjukkan tanda-tanda awal gagal ginjal ringan. Namun pada Senin (Selasa dini hari waktu Indonesia), Vatikan menegaskan bahwa kondisi itu tidak berbahaya bagi kesehatan Paus.

Pada Senin pagi, Vatikan melaporkan bahwa Paus menjalani malam yang tenang. Paus sudah tidak merasakan sakit, makan secara normal, dan dalam suasana hati yang baik. 

BACA JUGA:Paus Fransiskus Masih Dalam Kondisi Kritis, Hasil Tes Tunjukkan Tanda Awal Gagal Ginjal

Pada Senin malam, ratusan umat Katolik berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk berdoa rosario bagi kesehatan Paus. Doa dipimpin Kardinal Pietro Parolin. 

Sementara itu, di luar Rumah Sakit Gemelli, tempat Paus dirawat umat Katolik yang datang juga menyalakan lilin sebagai tanda dukungan.

Kapelan Rumah Sakit Gemelli, Nunzio Corrao, mengajak umat untuk terus mendoakan Paus bisa pulih. "Sekarang adalah waktu untuk berharap melawan harapan," katanya dalam doa khusus di rumah sakit.

Namun, Profesor Sergio Alfieri, yang memimpin tim medis Paus, mengatakan bahwa risiko terbesar saat ini adalah sepsis, suatu kondisi yang dapat mengancam jiwa. "Risiko nyata dalam kasus seperti ini adalah bakteri masuk ke dalam darah," ujarnya.

Kategori :