Tujuan lainnya adalah sebagai informasi bagi para pengunjung. Baik dari dalam maupun luar negeri. Memperkenalkan sosok Cheng Ho yang bukan hanya sebagai seorang Muslim yang taat. Tapi juga pelaut ulung. Penjelajah samudera dengan misi perdamaian.
Selama lebih dari dua dekade, Masjid Muhammad Cheng Ho berdiri kokoh. Hingga kini, tidak ada renovasi besar yang dilakukan. Kecuali pengecatan ulang untuk mempertahankan tampilan aslinya.
BACA JUGA:Masjid Ikon Surabaya (8): Akulturasi Berwujud Arsitektur
Masjid Muhammad Cheng Ho. Dengan gaya bangunan khas Tiongkok, masjid itu menjadi simbol akulturasi budaya di Kota Surabaya. (Afitra Devi)
*Kontribusi Muslim Tionghoa di balik berdirinya Masjid Cheng Ho, baca seri selanjutnya...