Sebulan Beroperasi, Koperasi Merah Putih Dukuh Pakis Jadi Andalan Warga
Koperasi Kelurahan Dukuh Pakis resmi didirikan pada 1 Oktober 2025-KKMP Dukuh Pakis-
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Sejak diresmikan pada 1 Oktober 2025, Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Dukuh Pakis, SURABAYA, menjadi harapan bagi warga setempat.
Dalam waktu satu bulan, koperasi itu sudah memiliki 34 anggota aktif. Total pengurus dan pengawasnya ada 10 orang.
Mereka mulai programnya melalui penjualan sembako murah yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Berlokasi di kantor kelurahan, KMP Kelurahan Dukuh Pakis mengawali operasionalnya dengan menyediakan sembilan bahan pokok, minuman mineral kemasan botol, gula, minyak goreng, beras SPHP, dan beberapa kebutuhan lain.
BACA JUGA:Menteri Hukum Tegaskan Merek Kolektif Perkuat Nilai Produk Koperasi Merah Putih
BACA JUGA:Kemenkum Jatim Fasilitasi Pendaftraran 8.494 Merek Kolektif untuk Koperasi Merah Putih se-Jawa Timur

Program jual sembako murah di Koperasi Kelurahan Merah Putih Dukuh Pakis-KKMP Dukuh Pakis-
Dari semua produk, minyak goreng dan air mineral menjadi yang paling laku. Penyebabnya, karena harganya lebih murah dibanding toko sekitar.
"Dengan adanya koperasi, warga sangat terbantu. Harganya di bawah harga toko," ujar Agus Kusmantoro, Ketua RW 01 sekaligus anggota koperasi.
Bahkan pedagang kecil di sekitar kelurahan, berbondong-bondong beli di koperasi untuk dijual kembali. "Mereka dapat untung karena dapat barang dengan harga murah," sambungnya.
Koperasi tersebut tidak juga menjadi mitra strategis bagi pelaku UMKM di tujuh RW di Dukuh Pakis. Bagi Eko Pranoto, koperasi adalah solusi untuk mengakses bahan baku yang selama ini sulit ditemukan di pasar lokal.
"Ada warga yang sempat menanyakan bahan, saus merek A, karena di pasar jarang ada. Kalau koperasi bisa menyediakan, itu sangat membantu," ujarnya.
BACA JUGA:Pelindungan Merek Kolektif Jadi Fondasi Ekonomi Koperasi Merah Putih
BACA JUGA:Koperasi Merah Putih Masuk Program Prioritas, Menkop Sebut Ada Stimulus Fiskal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: