“Harapan kita pada saat tenaga kerja kita berangkat sudah dilengkapi dengan pendidikan vokasi yang cukup sesuai dengan kebutuhannya dan tidak dikembalikan. Bahkan menjadi korban karena memang berangkatnya secara ilegal,” jelasnya.
BACA JUGA:Kapolri Tunjuk Brigjen Eko Hadi Jadi Dirtipidnarkoba Bareskrim, Kenapa Sosok Antiteror Ini Dipilih?
BACA JUGA:Kapolri Umumkan Mutasi Besar-Besaran: 1.255 Personel Dipromosikan, 10 Kapolda Baru Dilantik
Rupanya bukan hanya TPPO maupun PMI ilegal, potensi penyelundupan melalui jalur laut khususnya pelabuhan juga merambat ke narkoba. Kapolri meminta agar seluruh petugas di lapangan tetap waspada dan rutin melakukan patroli guna mencegah hal tersebut.
Ia mengingatkan agar pembangunan pelabuhan yang bertujuan meningkatkan iklim ekonomi, investasi, dan pariwisata tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.
Kapolri siap menyalurkan kesiapan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan seluruh rencana dan program investasi yang akan dijalankan di Batam. “Kami Polri tentunya siap untuk mengawal, menjaga, mengamankan seluruh rencana-rencana dan program investasi yang dilaksanakan di wilayah Batam,” pungkasnya. (*)
*) Mahasiswa Magang dari prodi Sastra Indonesia, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel