HARIAN DISWAY - Siapa bilang coding hanya untuk orang dewasa atau programmer? Faktanya, konsep coding dapat dikenalkan sejak anak berusia dini.
Tentu bukan dengan mengetik baris kode rumit di layar komputer. Melainkan melalui aktivitas bermain yang menyenangkan dan interaktif.
Coding dalam konteks anak lebih dimaknai sebagai computational thinking, cara berpikir runtut, logis, dan kreatif dalam menyelesaikan masalah.
BACA JUGA:Unitomo Latih 250 Guru PAUD Coding Dasar, Bekali Anak Hadapi Era Digital
Menurut International Society for Technology in Education (ISTE), pola pikir itu merupakan bekal penting. Agar anak mampu beradaptasi di era digital yang serba cepat berubah.
Belajar coding sejak usia dini membantu anak mengembangkan cara berpikir yang terstruktur. --Freepik
Mengapa Anak Perlu Belajar “Coding” Sejak Dini?
Belajar coding sejak kecil bukan berarti menyiapkan anak menjadi programmer cilik. Tujuannya adalah melatih pola pikir terstruktur yang bermanfaat dalam berbagai aspek kehidupan.
Beberapa keuntungannya antara lain:
1. Logika yang Lebih Tajam
Anak belajar menyusun langkah secara urut, misalnya ketika menata mainan dari ukuran besar ke kecil.
BACA JUGA:5 Manfaat Belajar Coding untuk Anak, Salah Satunya Asah Logika Berpikir
2. Kemampuan Problem Solving
Puzzle atau permainan menara mengajarkan strategi saat menghadapi hambatan.
Aktivitas menyusun puzzle membantu mengembangkan stimulasi kognitif pada anak. -maroke-Getty Images
3. Kreativitas yang Berkembang
Balok atau lego sederhana yang dapat menjadi rumah, jembatan, bahkan karya unik lain merupakan hasil perpaduan logika dan imajinasi.
4. Fokus dan Kesabaran Meningkat
Aktivitas dengan aturan mendorong anak disiplin dan sabar dalam menyelesaikan tantangan.
BACA JUGA:Unitomo Latih 250 Guru PAUD Coding Dasar, Bekali Anak Hadapi Era Digital